Jokowi Diminta Hati-Hati saat Blusukan

Ilustrasi-Presiden Joko Widodo saat melakukan kunjungan ke Pasar Badung, Denpasar, Sabtu 18 Mei 2019. - Bisnis/Ema Sukarelawanto
11 Oktober 2019 20:47 WIB Rayful Mudassir News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia atau ICMI Jimly Asshiddiqie mengingatkan Presiden Joko Widodo agar berhati-hati saat melakukan kunjungan ke masyarakat. Hal itu mengingat insiden penusukan yang dialami Menko Polhukam Wiranto, Kamis (10/10/2019) kemarin.

Jimly mengaku sedih mengetahui ada warga negara menusuk seorang menteri. Kejadian ini baru pertama kali dalam sejarah Indonesia. Dia berharap agar kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi seluruh pihak.

"Saya khawatir ini, Presiden ini, jangan sampai blusukan nanti. Dalam suasana begini kita mesti hati-hari. Pengamanan harus diperketat," kata Jimly di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (11/10/2019).

Menurut Jimly masyarakat di lapisan apa pun tidak boleh melakukan tindak kekerasan atas alasan apa pun, apalagi persoalan perbedaan pendapat. Upaya menusukan terhadap Wiranto dinilai Jimly sebagai tindakan biadab.

Sementara itu, kondisi Wiranto sebut Jimly tinggal menjalani proses penyembuhan. Kemarin Menko sempat melewati operasi akibat luka tusuk di bagian perut.

"Tapi yang jauh lebih utama bagaimana kita mengimbau masyarakat apa pun perbedaan pendapat tidak boleh melakukan tindak kekerasan atas alasan apa pun," ucap Jimly.

Wiranto ditusuk oleh orang yang disebut bernama Abu Rara di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019). Wiranto mengalami dua luka tusuk di bagian perut. Selain itu Kapolsek Menes juga mengalami luka di bagian pungguk akibat ditusuk pelaku.

Setelah menerima penanganan medis di rumah sakit Pandeglang, Wiranto diterbangkan ke RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta untuk ditangani secara intensif.

Berdasarkan video dari sudut yang lebih jelas terlihat bahwa pelaku menyerang Wiranto sambil berlari. Serangan pertama itu disusul serangan kedua, pelaku masih mencoba melakukan serangan ketiga namun sejumlah orang yang berada di dekat Wiranto terlihat lebih dulu meringkus pelaku.

Sumber : Bisnis.com