Advertisement

Jokowi dan SBY Bahas Wacana Demokrat Berkoalisi

Newswire
Kamis, 10 Oktober 2019 - 16:47 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Jokowi dan SBY Bahas Wacana Demokrat Berkoalisi SBY dan Jokowi - Okezone

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo bertemu dengan Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono untuk membahas kondisi politik bangsa terkini, Kamis (10/10/2019). 

"Yang banyak masalah yang berkaitan dengan politik, situasi kebangsaan kita akhir-akhir ini," kata Presiden Jokowi usai menerima kedatangan SBY di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis terkait diskusi kedua tokoh tersebut.

Advertisement

Menurut dia, dalam perbincangan itu juga dibahas tentang wacana Partai Demokrat bergabung kepada koalisi pemerintah.

"Kita berbicara itu, tetapi belum sampai ke sebuah keputusan," ungkap Jokowi.

Presiden menambahkan dalam diskusi itu juga membahas masukan dari SBY mengenai program pemerintah mendatang.

"Terutama yang berkaitan dengan situasi eksternal dari sisi ekonomi yang kita semua harus hati-hati karena adanya pelambatan ekonomi dunia yang kelihatannya menuju sebuah resesi," ujar Jokowi.

Mantan gubernur DKI Jakarta tersebut mengatakan dirinya bersama SBY telah lama merencanakan pertemuan itu.

"Hari ini Alhamdulillah pas waktunya dan ketemu," ujar Presiden.

Pertemuan itu dilakukan secara tertutup selama hampir satu jam sejak pukul 14:00 WIB.

Kedua tokoh dalam pertemuan itu melempar senyum dan juga menyapa beberapa awak media yang meliput.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

22 Objek Bersejarah Bantul Masuk Kajian Cagar Budaya

22 Objek Bersejarah Bantul Masuk Kajian Cagar Budaya

Bantul
| Minggu, 19 April 2026, 10:07 WIB

Advertisement

AS Perketat Visa, Aktivitas Digital Kini Ikut Disorot

AS Perketat Visa, Aktivitas Digital Kini Ikut Disorot

Wisata
| Jum'at, 17 April 2026, 18:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement