Advertisement
MPR RI Gelar Rapat Perdana
Ketua MPR terpilih Bambang Soesatyo melambaikan tangan di ruang Sidang Paripurna MPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10/2019). - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) meggelar rapat perdana pada hari ini, Rabu (9/10/2019), setelah resmi disahkan pekan lalu.
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Bambang Soesatyo mengatakan bahwa pada rapat tersebut akan membahas pembagian tugas bersama sembilan wakil ketua lainnya.
Advertisement
“Ada yang fokus nanti di bidang akan menjadi koordinator sosialisasi, pengkajian, ada persidangan, ada ketatanegaraan. Ada hubungan antarlembaga, ada anggaran, dan seterusnya,” katanya di Parlemen, Jakarta, Rabu.
Bambang (Bamsoet) menjelaskan bahwa setelah itu mereka akan ada rapat gabungan bersama pimpinan fraksi. Tugas kemajelisan diyakini dengan cara yang baik dan tanggung jawab merata.
BACA JUGA
“Pasti kita akan berupaya dan memang harus diutamakan musyawarah mufakat. Rasa-rasanya di kami di 10 orang ini bisa melakukan musyawarah mufakat,” jelasnya.
Setelah beres, mereka akan membahas persiapan pelantikan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden. Agenda tersebut berlangsung pada 20 Oktober nanti. Untuk waktu pelantikan, MPR sedang mendiskusikan untuk dilakukan pada sore hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
DP3AP2 DIY Dampingi Korban Kekerasan Daycare, Orang Tua Ikut Ditangani
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Dugaan Kekerasan Daycare Jogja, Perlakukan Bayi Tak Manusiawi
- Cara Lindungi Bayi dari Campak Sebelum Vaksin
- Marc Marquez Rebut Pole MotoGP Spanyol 2026
- Minta Maaf, Ini Wajah DC Pinjol Pelaku Teror Damkar dan Ambulans
- Arab Saudi Jamin Keamanan dan Layanan Haji Indonesia Lancar
- Fakta-Fakta Kasus Little Aresha, 53 Anak Jadi Korban Daycare Jogja
- Sudah Vaksin HPV? Ingat, Pap Smear Tetap Wajib Dilakukan
Advertisement
Advertisement








