Faldo Maldini Mundur dari PAN

Faldo Maldini - Instagram/Suara.com
06 Oktober 2019 15:27 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Setelah namanya besar karena Partai Amanat Nasional (PAN) hingga menduduki posisi wakil sekretaris jenderal, Faldo Maldini resmi mengundurkan diri dari partai itu.

Pengunduran diri Faldo diketahui melalui surat pernyataan dirinya per tanggal 3 Oktober 2019.

Dalam surat yang ditandatangani politikus muda itu, Faldo mengungkapkan bahwa keluarnya ia dari PAN sudah melalui pertimbangan yang matang. Ia bahkan mengaku sampai harus menemui Ketua Umum Zulkifli Hasan hingga Sekjen Eddy Soeparno beberapa kali sebelum akhirnya hengkang.

"Saya menyatakan secara resmi mengundurkan diri Partai Amanat Nasional, setelah dua kali berkonsultasi dengan Ketua Umum PAN Bapak Zulkifli Hasan dan tiga kali berdiskusi dengan Sekretaris Jenderal PAN Bapak Eddy Soeparno," tulis Faldo dalam suratnya, dikutip Suara.com, Minggu (6/10/2019).

Meski sudah resmi keluar, ia mengungkapkan bahwa PAN sudah memberikan banyak ruang berkembang bagi dirinya dalam memulai karier politik dari bawah. Menurut Faldo, saat di PAN ia juga mulai mengenal tanggung jawab publik sebagai seorang kader politik.

Kendati mendapat banyak pengalaman dari PAN. Namun Faldo tetap memilih keluar lantaran ingin mencalonkan diri dalam pemilihan kepala daerah. Ia menegaskan pilihannya untuk keluar partai juga atas dasar keinginan sendiri tanpa paksaan.

"Pilihan ini saya ambil secara sadar dan penuh pertimbangan, tanpa paksaan dan intervensi dari pihak manapun. Saya mundur melalui mekanisme yang dijunjung tinggi oleh PAN, yakni diskuai dan dialog," ujar Faldo.

Sebelumnya, Sekjen PAN Eddy Soeparno menuliskan sebuah cuitan yang menggambarkan perpisahannya dengan Faldo dari PAN. Melalui akun Twitter @eddy_soeparno, Eddy turut mengunggah foto dirinya bersama faldo.

Dalam foto tersebut terlihat Faldo yang membungkukkan diri sambil menyalami tanggan Eddy.

"Tidak ada kata "pamit" di dunia politik. Yang ada hanya "sampai jumpa" di lain tempat dan waktu," tulis Eddy pada Sabtu (5/10/2019) seperti dikutip Suara.com.

Foto tersebut seolah menggambarkan hubungan antara keduanya. Sebagaimana yang pernah diakui oleh Eddy bahwa dirinya telah bersedia sejak awal menjadi pembimbing dan mentor bagi Faldo Maldini di PAN, khususnya di bidang manajemen kepartaian, manajemen konflik dan human development skills.

Sebelumnya kabar kepindahan Faldo diketahui melalui sebuah iklan di harian lokal Sumatra Barat. Dalam iklan tersebut menyandingkan foto Faldo Maldini dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Sumber : suara.com