Polisi: 570 Pelajar Pengunjuk Rasa di DPR RI Dijemput Keluarga

Sejumlah pelajar melakukan aksi unjuk rasa menentang UU KPK hasil revisi dan RKUHP yang berujung ricuh di kawasan Palmerah, Jakarta, Rabu (25/9/2019). - ANTARA / Nova Wahyudi
26 September 2019 16:37 WIB Rayful Mudassir News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Aksi unjuk rasa yang dilakukan di depan gedung DPR tidak hanya dilakukan mahasiswa tetapi juga pelajar yang berseragam. Sebanyak 570 orang pelajar yang terlibat demonstrasi di sekitar DPR RI telah dipulangkan. Mereka dijemput orang tuanya untuk mendapat pembinaan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan para pelajar berasal dari tingkat SMA dan SMP di Jakarta, Karawang hingga Bogor. Para pelajar sempat diamankan aparat Polda Metro Jaya.

"Setelah kita data kita hubungi orang tua mereka. Jadi orang tua, ada juga saudaranya sebagai penjamin dia datang menjemput ke Polda Metro jaya untuk dibawa pulang," kata Argo, Kamis (26/9/2019).

Dia menjelaskan, dari sejumlah pelajar yang diamankan, polisi juga menemukan sejumlah senjata tajam. Namun jumlah barang bukti masih dalam pendataan aparat keamanan.

Argo menyebut apabila terdapat pelajar yang menggunakan senjata tajam, akan terancam dikenakan UU darurat. Namun proses terkait UU darurat tidak dijelaskan lebih jauh.

Adapun ribuah massa dari STM dan SMA kemarin mendatangi DPR untuk menyampaikan unjur rassa. Namun aksi ini kembali rusuh. Aparat kepolisian mengerahkan mobil water canon hingga tembakan gas air mata untuk membubarkan massa.

Sumber : Bisnis.com