Harga Beras Dipantau di 458 Titik, Mafia Beras Jadi Sasaran
Pemerintah memantau 458 titik di 240 kabupaten dan kota untuk menjaga harga dan mutu beras serta memberantas mafia beras.
Anggota Polsek Pancoran Jakarta Selatan membawa jasad ibu dan bayi yang baru dilahirkannya keluar dari kamar kost Belalang Jakarta Selatan, Sabtu (21/9/2019). /Antara-Devi Nindy
Harianjogja.com, JAKARTA-- Warga di Pancoran, Jakarta Selatan dihebohkan dengan penemuan mayat perempuan di indekosnya. Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi melahirkan bayi.
Atika Febriyani (25) ditemukan tewas di kamar indekosnya yang berlokasi di Jalan Belalang nomor 10B Kamar 11 lantai 2 RT04/RW02 Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu (21/9/2019). Perempuan yang berprofesi sebagai karyawan swasta tersebut diduga tewas saat melahirkan bayinya sendirian.
Kapolsek Pancoran, Kompol Endang Arifi menyebut jika Atika tinggal seorang diri dalam kamar indekos tersebut. Bayi yang hendak dilahirkan oleh Atika juga ditemukan tewas saat itu.
"Korban ini tinggal sendiri di indekos tersebut. Artinya, dia menyewa kamar itu sendiri. Saat ditemukan bayinya juga sudah meninggal," ujar Endang, Minggu (22/9/2019).
Endang menuturkan jika Atika berasal dari kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kekinian, pihak keluarga telah mendatangi Rumah Sakit Fatmawati untuk mendampingi jenazah Atika.
"[Korban] Didampingi pihak keluarga di Rumah Sakit Fatmawati," katanya.
Namun, polisi belum menggali keterangan dari pihak keluarga Atika. Rencananya, polisi akan memintai keterangan dari pihak keluarga pada Senin (23/9/2019).
"Mungkin karena masih berduka ya, mungkin baru hari Senin baru dimintai keterangan," imbuh Endang.
Sebelumnya, penemuan mayat tersebut berawal dari saksi D, tetangga korban, yang mencium aroma busuk dari arah kamar Atika.
Saksi D sempat mengira aroma menyengat tersebut merupakan bau bangkai tikus. Sampai akhirnya datang S, saksi lain, yang menemukan Atika sudah tertelentang di dalam kamar kos.
Berdasarkan keterangan saksi dan warga sekitar, Atika meninggal bersamaan dengan keluarnya janin dari alat kelamin. Diduga ia tewas saat berusaha melahirkan anaknya tersebut.
Dugaan itu semakin dikuatkan dari kesaksian warga yang mengatakan kondisi Atika tengah hamil besar, saat kali terakhir terlihat Selasa (17/9/2019) untuk bekerja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pemerintah memantau 458 titik di 240 kabupaten dan kota untuk menjaga harga dan mutu beras serta memberantas mafia beras.
Kasus leptospirosis di Jogja mencapai 23 kasus hingga Agustus 2026. Dinkes mengingatkan warga waspada menjelang musim hujan.
Yamaha kembali menggelar Clan of Classy Vol.3 di Yogyakarta pada 13–14 September 2026.
Aktivis Jogja menyurati MPR dan DPD RI untuk meminta program MBG dihentikan karena menyoroti kasus keracunan dan dugaan pelanggaran HAM.
Profil Adrianto Pitojo Adhi, Presdir Summarecon yang diamankan KPK dalam OTT kasus dugaan korupsi pengurangan HGB di Bogor.
Dampak perubahan iklim yang semakin terasa, mulai dari peningkatan suhu hingga perubahan pola cuaca, menjadi tantangan dalam pembangunan gedung