Bedah Buku Judi Online Ingatkan Bahaya Utang Keluarga
Cerita mengenai warga yang kehilangan harta benda akibat jeratan judi online menjadi perhatian dalam kegiatan bedah buku di Balai Kalurahan Jatiayu, di Karangmo
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia melambaikan tangan saat tiba di kediaman Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Kertanegara, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Harianjogja.com, JAKARTA—Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyebut pertemuan Presiden terpilih Prabowo Subianto dengan para Ketua Umum (Ketum) Partai Politik di Kementerian Pertahanan Kamis (17/10/2024), hanya membahas arah Indonesia ke depan, bukan bicara soal PDIP.
"Tidak ada pembahasan PDIP tadi. Kita bahas negara kok, bukan bahas partai," tuturnya di Jakarta, Kamis (17/10/2024).
Menurut Bahlil, diskusi yang dibahas dirinya bersama Prabowo Subianto adalah tentang pertimbangan-pertimbangan paska pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada 20 Oktober 2024.
"Kami diakusi rangka untuk membahas pertimbangan ke depan pasca pelantikan ya," katanya.
Dia juga mengatakan sampai saat ini belum ada perubahan posisi menteri dan wakil menteri yang akan membantu pemerintahan Prabowo-Gibran nanti.
"Sejauh ini belum ada, nanti diumumkan Pak Prabowo," ujarnya.
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) membeberkan pertemuan dirinya dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat pada Kamis (17/10/2024).
Menurut pria yang akrab disapa Zulhas itu, dirinya menemui Prabowo Subianto hanya untuk mengucapkan selamat ulang tahun kepada Prabowo Subianto yang ke-73.
"Saya mengucapkan selamat ulang tahun kepada bapak presiden terpilih, panjang umur, sehat selalu, sukses untuk kita dan Indonesia," tuturnya di Jakarta, Kamis (17/10/2024).
Selain itu, Zulhas juga turut mendoakan agar Indonesia yang kini dipimpin Prabowo Subianto semakin maju dan semuanya bersatu.
"Mudah-mudahan kita semua bisa bersatu dan membuat Indonesia menjadi negara maju," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Cerita mengenai warga yang kehilangan harta benda akibat jeratan judi online menjadi perhatian dalam kegiatan bedah buku di Balai Kalurahan Jatiayu, di Karangmo
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Kulonprogo gabungkan OPD akibat kekurangan ASN. Sebanyak 345 PNS pensiun, rekrutmen minim, birokrasi dirampingkan.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Indonesia jadi target baru sindikat judi online dan scam internasional. 320 WNA ditangkap di Jakarta, DPR minta pengawasan diperketat.