Inggris Klaim Kesepakatan Brexit dengan Uni Eropa Tercapai Bulan Depan

Boris Johnson, pemimpin Partai Konservatif Inggris, meninggalkan suatu resepsi pribadi di London 23 Juli 2019. - Reuters
21 September 2019 18:07 WIB Dwi Nicken Tari News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Inggris mengklaim kesepakatan Brexit dengan Uni Eropa dapat tercapai pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) bulan depan. 

Di sisi lain, Irlandia yang salah satu anggota Uni Eropa mengatakan bahwa keduabelah pihak masih jauh dari kata sepakat, bahkan London belum membuat proposal yang serius.

Tiga tahun telah berlalu sejak warga Inggris mengambil keputusan untuk meninggalkan Uni Eropa, tapi harapan untuk bisa keluar dengan teratur semakin tak terlihat dalam beberapa hari terakhir.

Pasalnya, PM Inggris Boris Johnson mengatakan bahwa bentuk kesepakatan tersebut mulai terlihat dan Presiden Komisi Eropa Jean Claude Juncker mengatakan kesepakatan itu memungkinkan.

Namun, para diplomat justru mengatakan bahwa keduabelah pihak masih belum sepakat mengenai masalah perbatasan di Irlandia yang disebut “Backstop”. Adapun, London ingin Backstop dikeluarkan dari kesepakatan Brexit yang telah disetujui oleh mantan PM Inggris Theresa May.

“Kami ingin mendapatkan kesepakatan. Pertemuan ini sudah kemana-mana, yang memberikan sinyal bahwa kami semakin dekat ke kesepakatan,” kata Menteri Brexit Inggris Stephen Barclay, setelah berbicara dengan perunding dari UE Michel Barnier di Brussels, Belgia, seperti dikutip Reuters, Sabtu (21/9/2019).

Barclay menambahkan, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Tapi, hal yang sama-sama akan dilakukan adalah untuk mencapai kesepakatan.

Adapun, meninggalkan UE merupakan pergeseran terbesar bagi Inggris dalam hal perdagangan dan kebijakan luar negeri sejak 40 tahun terakhir. Brexit akan membuat Inggris terpisah dari ekonomi yang terdiri dari 28 negara UE lainnya.

Sejauh ini, UE telah memberikan tenggat waktu untuk tercapai kesepakatan Brexit pada 31 Oktober 2019.

Sebelumnya, Parlemen Inggris menolak kesepakatan Brexit yang telah disetujui oleh mantan PM Inggris Theresa Mau dengan UE. Johnson mengatakan bahwa dirinya ingin mencapai kesepakatan baru dengan UE pada KTT yang akan diselenggarakan pada 17—18 Oktober 2019.

Sumber : bisnis.com