Advertisement
Udara Jakarta Tak Sehat di Selasa Pagi
Pemandangan gedung bertingkat yang diselimuti asap polusi di Jakarta, Senin (29/7/2019). Data aplikasi AirVisual yang merupakan situs penyedia peta polusi daring harian kota-kota besar di dunia, menempatkan Jakarta pada urutan pertama kota berpolusi sedunia pada Senin (29 - 7) pagi dengan kualitas udara mencapai 183 atau kategori tidak sehat. / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Udara di DKI Jakarta berkategori tidak sehat, Selasa (17/9/2019) pagi. Hal itu berdasarkan laporan aplikasi penyedia layanan Air Visual.
Berdasarkan pantauan dari laman resmi Air Visual dikutip Antara, pada pukul 05.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) Jakarta berada pada level tidak sehat, yakni 156 dari ambang batas 500, dengan parameter polutan atau PM2.5 konsentrasi 66 ug/m3.
Advertisement
Dari 11 lokasi yang terpantau menunjukkan hanya wilayah Kemayoran berada pada level sedang di angka 88 parameter PM2.5 konsentrasi 29,6 ug/m3. Untuk level sedang, aktivitas di luar ruangan seperti bersepeda dapat dilakukan.
Kondisi serupa juga terpantau di kawasan Pramuka, Jakarta Timur dengan parameter AQI 89 serta PM2.5 konsentrasi 30,2 UG/m3.
BACA JUGA
Wilayah lain dalam kategori udara tidak sehat, yakni Mangga dua bagian selatan, Kedutaan Besar Amerika Serikat, Pegadungan Jakarta Barat, Rawamangun, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, AHP Capital Place dan Pejanten Barat.
Selain itu, AirVisual juga mencatat kelembapan udara Jakarta 83 persen dan kecepatan angin 5,4 kilometer per jam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Longsor dan Pergerakan Tanah Terjang Tiga Kecamatan di Bogor
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Ketegangan AS-Iran Meningkat, Trump Pertimbangkan Aksi Militer
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
Advertisement
Investasi di Piyungan Bantul Tak Seimbang, Ini Penjelasannya
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Kapolda DIY Tunjuk Kombes Roedy sebagai Plh Kapolresta Sleman
- Borneo FC Waspada, PSIM Jogja Datang ke Segiri dengan Tekad Bangkit
- Marbot Masjid di Wates Temukan Pria Meninggal di Kamar Mandi
- Audit Polda DIY Ungkap Dugaan Kelalaian Pengawasan di Polresta Sleman
- Isu Iuran BPJS Guru ASN 26 Kali Setahun Dipastikan Tidak Benar
- Lonjakan PAD Wisata Awal 2026 Dorong Target Rp60 Miliar di Gunungkidul
- Harga Sayuran di Bantul Anjlok saat Panen Raya, Pedagang Mengeluh
Advertisement
Advertisement



