Advertisement
Pesawat N250 Karya Habibie Akan Dipamerkan di Museum Dirgantara Jogja
Pesawat N250 Gatotkaca karya Presiden Indonesia ke 3, BJ Habibie terparkir di Hanggar PT Dirgantara Indonesia, Bandung, Jawa Barat, Kamis (12/9/2019). - ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Advertisement
Harianjogja.com, BANDUNG- Presiden Ketiga Republik Indonesia, BJ Habibie wafat pada Selasa (11/9/2019) petang. Pesawat N250 yang merupakan karya Habibie akan segera dipindahkan ke Museum Mandala Dirgantara di Jogja.
Plt Sekretaris Perusahaan PT Dirgantara Indonesia PTDI, Irlan Budiman mengatakan pemindahan tersebut akan segera dilakukan agar bisa menjadi edukasi bagi masyarakat. Selain itu masyarakat juga bisa mengenal almarhum BJ Habibie melalui karyanya.
Advertisement
"Ini (N250) nanti akan kita copot, setelah itu kita akan rakit lagi di sana, karena tidak mungkin diterbangkan," kata Irlan di Hangar PTDI, Kota Bandung, Kamis (12/9/2019).
Dia menuturkan, pesawat sempat membuat negara lain segan melihat industri penerbangan milik Indonesia. N250 merupakan karya putra tanah air yang terbaik di kelasnya pada era itu dan mampu mengangkat pamor Tanah Air di mata dunia.
BACA JUGA
"Saat itu N250 terbang untuk sertifikasi ke Prancis, sudah terbang sampai ke Eropa, ini membuat dunia melek bahwa Indonesia mampu membuat pesawat terbang yang memang saat itu cukup canggih di kelasnya," kata Irlan.
Pesawat karya Habibie yang mampu menampung 50 penumpang itu memiliki teknologi 'Fly By Wire' dan merupakan pertama di dunia dimulai pada tahun 1992.
Irlan menuturkan, saat itu sekitar 3.000 karyawan terlibat dalam proses pembuatan pesawat itu. Para insinyur pembuatnya pun saat itu telah menempuh pendidikan di Jerman.
"Kurang lebih 3.000 karyawan terlibat, yang punya pencetus idenya itu Pak Habibie, enginer nya juga sudah disekolahkan ke luar negeri," katanya.
Hingga kini pesawat bersejarah itu masih disimpan di hangar PTDI yang juga satu kawasan dengan Bandara Husein Sastra Negara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Langgar KH Ahmad Dahlan di Kauman menjadi saksi lahirnya Muhammadiyah
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- BGN Sebut SPPG Terima Rp500 Juta per Hari untuk Program MBG
- Solusi Bangun Indonesia Edukasi Keselamatan Tambang di Cilacap
- Ditegur saat Tidur, Pemuda di Gamping Sleman Serang Juru Parkir
- Pemkab Bantul Ajukan Lahan 8,6 Hektare untuk Sekolah Rakyat
- Latihan Beban Ternyata Bantu Jaga Otak Tetap Tajam
- RSUD Saras Adyatma Bantul Hadirkan Layanan Kesehatan Lengkap
- Pemkab Sleman Gelontorkan Rp111,2 Juta untuk Cegah Perceraian
Advertisement
Advertisement





