Advertisement

IPW Singgung Novel Baswedan Ketika Beri Masukan Rekam Jejak Capim KPK

Stefanus Arief Setiaji
Rabu, 11 September 2019 - 13:27 WIB
Sunartono
IPW Singgung Novel Baswedan Ketika Beri Masukan Rekam Jejak Capim KPK Neta S Pane - wikipedia

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA — Indonesia Police Watch (IPW) memberikan masukan terkait dengan rekam jejak 10 calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat dengar pendapat dengan Komisi III DPR pada Selasa (10/9/20109).

Saat memberikan masukan rekam jejak, Ketua IPW Neta S. Pane menyoroti keburukan KPK yang menjadikan penyidikan KPK Novel Baswedan begitu kebal hukum.

Advertisement

Menurutnya, banyak kasus menyangkut Novel berlalu begitu saja tanpa diadili. Bahkan, banyak tersangka yang sudah ditetapkan KPK masih bebas berkeliaran.

Mulai hari ini, Komisi III DPR menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap para capim KPK.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery menyatakan uji kelayakan akan dibuka secara terbuka dan bisa disaksikan masyarakat umum.

 “Komisi III akan melakukan fit and proper test secara terbuka. Komisi III merespon semua masukan dari masyarakat,” ujarnya dikutip dari keterangan resmi DPR, Rabu (11/9/2019).

Terkait dengan masukan publik, Komisi III meminta masyarakat bisa memberikan pandangannya melalui wakil rakyat.

“Jangan memberi masukan dari lorong gelap. Silakan datang ke DPR sebagai rumah rakyat. Kami wakil rakyat selalau hargai masukan dari masyarakat,” katanya.

Sementara itu, anggota Komisi III DPR RI Masinton Pasaribu menambahkan, para wakil rakyat bekerja sesuai konstitusi dan perundang-undangan. Sebagai wakil rakyat, pasti akan menyerap masukan rakyat yang dalam konteks ini masukan menyangkut KPK dan para calon komisioner KPK.

Komisi III DPR RI tetap berkomitmen menggelar uji kelayakan dan kepatutan calon pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara terbuka.

Keterbukaan ini merupakan bentuk tanggung jawab Komisi III DPR RI kepada rakyat untuk mendapatkan komisioner yang berintegritas dan akuntabel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Pemkot Jogja Buka Pelatihan Gratis, AI hingga Bahasa Jepang

Pemkot Jogja Buka Pelatihan Gratis, AI hingga Bahasa Jepang

Jogja
| Jum'at, 03 April 2026, 09:27 WIB

Advertisement

Blunder! Iklan Bus Skotlandia Gunakan Pemandangan China

Blunder! Iklan Bus Skotlandia Gunakan Pemandangan China

Wisata
| Rabu, 01 April 2026, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement