Iran Ancam Tutup Selat Hormuz, Dunia Waspada
Iran ancam tutup Selat Hormuz akibat konflik dengan AS dan Israel, berpotensi ganggu perdagangan dan harga minyak dunia.
Ilustrasi Palang Merah Indonesia/Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah
Harianjogja.com, PALU--Palang Merah Indonesia (PMI) memberikan pelatihan kepada petugas tanggap bencana yang merupakan 10 perwakilan negara ASEAN untuk belajar langsung di lapangan tentang penanggulangan bencana di lokasi gempa, tsunami dan likuefaksi di Palu, Sulawesi Tengah.
"Ini merupakan kegiatan yang ke-enam kalinya diselenggarakan bersama PMI untuk sama-sama belajar berbagi pengetahuan dan pengalaman, mengembangkan kapasitas para anggota yang tergabung dalam negara ASEAN terutama kaitannya tentang penanganan PMI dalam penanggulangan bencana khususnya yang terjadi di Palu, Sulteng," kata Kepala Divisi Penanggulangan Bencana PMI Pusat Arifin M Hadi, Minggu (8/9/2019).
Kegiatan ini digagas oleh ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on disaster management (AHA Centre) bekerja sama dengan PMI, Federasi Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional (IFRC) dan Komite Internasional Palang Merah (ICRC).
Menurutnya, sebelumnya hal serupa juga pernah dilakukan pada tahun lalu dengan lokasi kegiatannya dilakukan di Jawa Tengah dan Aceh. Kegiatan ini diprakarsai oleh AHA Centre Jakarta dengan tujuan untuk mengembangkan kapasitas para anggotanya melalui pembelajaran langsung di lapangan.
Sementara itu, Kepala Sub-Tanggap Darurat dan Pemulihan PMI Pusat Ridwan S Carman menambahkan kegiatan ini selain Indonesia, juga diikuti negara-negara seperti Singapura, Malaysia, Brunei Darusalam, Vietnam, Filipina, Thailand, Kamboja, Laos, dan Myanmar.
Selama sepekan mulai 1-7 September para peserta melakukan pembelajaran lapangan dengan mengunjungi beberapa lokasi yang terdampak kejadian gempa bumi, tsunami dan likuifaksi.
"Selain itu para peserta juga melakukan kunjungan di Sekolah Dasar (SD) 02 Biromaru yang telah dibangun permanen oleh PMI serta mengunjungi camp pengungsian di Jono Oge," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Iran ancam tutup Selat Hormuz akibat konflik dengan AS dan Israel, berpotensi ganggu perdagangan dan harga minyak dunia.
IMM dan IPM DIY gelar aksi tapa pepe di Jogja, sampaikan kritik kebijakan pemerintah lewat duduk diam di Titik Nol Kilometer.
SMARTFREN terus memperkuat pengalaman digital pelanggan di Kota Tegal melalui layanan internet yang andal, sekaligus menghadirkan SMARTFREN Fun Run Tegal 2026
Foto profil WhatsApp kosong tidak selalu berarti diblokir. Ini 6 penyebab umum yang sering terjadi pada pengguna.
Banyak pasar tradisional di Bantul rusak terutama atap. Pemkab lakukan perbaikan bertahap dengan anggaran terbatas.
Perguruan tinggi tidak hanya bertugas menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang berkarakter, berintegritas.