Jokowi Sebut Produksi Esemka Bakal Buka Lapangan Kerja

Mobil Esemka di pabriknya, PT Solo Manufaktur Kreasi di Boyolali Jawa Tengah, Jumat (6/9/2019). JIBI/Bisnis - Chamdan Purwoko
06 September 2019 21:47 WIB Yodie Hardiyan News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Produksi mobil Esemka yang diproduksi oleh perusahaan swasta PT Solo Manufaktur Kreasi akan membuka banyak lapangan pekerjaan. Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo. 

Pernyataan itu disampaikan oleh Jokowi ketika menyampaikan kata sambutan dalam acara peresmian pabrik dan peluncuran mobil Esemka di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (6/9/2019).

Berdasarkan keterangan tertulis yang dirilis di laman Sekretariat Kabinet, produksi Esemka akan membuka banyak lapangan pekerjaan. Di samping itu, pabrik Esemka dianggap akan menghasilkan efek berganda terhadap perekonomian Boyolali.

“Saya tidak ingin memaksa pada bapak ibu dan saudara-saudara semuanya untuk beli, tapi kalau lihat produknya tadi saya sudah buka, sudah coba, sudah lihat, sudah tes memang wajib kita beli barang ini. Kalau beli barang dari produk lain ya kebangetan apalagi yang impor,” kata Presiden.

Jokowi mengatakan Esemka adalah merk dan principal Indonesia. Merk ini, menurutnya, telah dirintis sejak 10 tahun lalu oleh para teknisi, termasuk anak-anak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). “Ada inisiator-inisiator yang dulu saya kenal ada di sini semuanya,” katanya.

Jokowi mengaku senang karena banyak pemasok komponen mobil Esemka berasal dari dalam negeri kendati konten lokal diperkirakan belum mencapai 80%. Jokowi mengacungi jempol kepada PT Solo Manufaktur Kreasi.

“Tidak mudah, tidak gampang, masuk pasarnya ini juga tidak gampang dan tidak mudah. Tetapi kalau kita sebagai sebuah bangsa mau menghargai karya kita sendiri, brand dan prinsipal kita sendiri ini akan laku,” ujarnya.

Jokowi juga mengaku banyak pihak yang bertanya kenapa dirinya bersedia meresmikan pabrik Esemka. Menurutnya, jawabannya adalah karena dirinya ingin mendukung pengembangan industri otomotif nasional, merk lokal dan merk nasional.

Sumber : bisnis.com