Jadwal Terbaru KRL Solo ke Jogja Jumat 2 Oktober 2026, Ada 12 Perjalanan
Cek jadwal lengkap KRL Solo-Jogja Jumat 2 Oktober 2026 dari Palur menuju Jogja, termasuk jam keberangkatan di tiap stasiun.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Sejumlah daerah saat ini sudah mulai mengadopsi konsep smart city sebagai solusi untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat. Namun sayangnya pemanfaatan big data masih tergolong rendah karena beragam kendala yang dihadapi.
Dua akademisi Universitas Islam Indonesia (UII) yaitu mahasiswa Teknik Informatika Program Magister Fakultas Teknologi Industri (FTI), Sri Khaerawati dan Dosen FTI Dhomas Hatta Fudholi secara khusus meneliti tentang kesiapan penggunaan big data dalam mewujudkan smart province di Pemerintah DIY.
“Pemanfaatan big data dan peningkatan kapasitas teknologi merupakan hal penting dalam mewujudkan konsep smart province. Tetapi banyak tantangan muncul seiring jumlah data yang semakin tinggi,” terang Dhomas Hatta Fudholi dalam rilisnya Senin (2/9/2019).
Ia menambahkan tantangan penggunaan smart province juga disebabkan karena aliran data dan konektivitas yang semakin cepat serta sebaran dan bentuk informasi yang beragam, hingga validitas informasi. Pihaknya berusaha mengukur sisi kesiapan penggunaan big data di Pemerintah DIY menggunakan the data warehousing institute (TDWI) big data maturity model guide.
Sri Khaerawati mengatakan, hasil pengukuran kesiapan teknologi terhadap Jogja Smart Province (JSP), antara lain implementasi dukungan teknologi dengan 63% masuk ke kategori sebagian, 6% implementasi masuk di atas 50%, 3% target telah diimplementasikan dengan lengkap dan 2% belum dilakukan. “Artinya bahwa fokus utama Pemerintah DIY adalah melakukan pengembangan dan perbaikan tata kelola dari sisi teknologi,” ucapnya.
Di sisi lain, lanjutnya, hasil penelitian itu juga mengungkap dari lima dimensi yang diukur, ada tiga yang memiliki nilai paling rendah. Antara lain, infrastruktur, dimensi analytic, dan dimensi tata kelola. “Hal ini membuktikan pemanfatan big data di internal masih sangat rendah terutama dari sisi infrastruktur, data, yang menjadi factor utama dalam mengadopsi teknologi big data,” katanya.
Oleh karena itu pihaknya merekomendasikan pentingnya penggabungan dua model, antara smart city dengan big data. Sehingga bisa diketahui kesiapan setiap kota atau daerah dalam mengadopsi smart city dengan melihat kesiapannya menggunakan big data.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal lengkap KRL Solo-Jogja Jumat 2 Oktober 2026 dari Palur menuju Jogja, termasuk jam keberangkatan di tiap stasiun.
Meta Description:Kabupaten Temanggung menerima DBHCHT 2026 sebesar Rp28 miliar, turun dari sekitar Rp61 miliar pada 2025 dan berdampak pada program daerah.
Lebih dari 8.000 pelari memadati sejumlah ruas jalan di Kota Jogja pada Minggu (4/10/2026) pagi dalam ajang Malioboro Run 2026.
Pengguna mobil listrik perlu memahami tata krama di SPKLU, mulai dari antrean, batas pengisian hingga kewajiban memindahkan kendaraan.
Pemkab Pekalongan meminta mitra MBG patuh SOP, menjaga keamanan pangan, dan memperbesar penyerapan produk lokal dari petani hingga nelayan.
Ekonomi Vietnam tumbuh 9,95% pada kuartal III/2026. Investasi asing dan produksi pabrik menjadi pendorong utama pertumbuhan.