Karhutla Kalimantan Meluas, Kapolri Ungkap Sejumlah Pelaku
Kapolri Listyo Sigit menyebut sejumlah nama telah diamankan terkait karhutla Kalimantan yang mencapai 1.487 hotspot.
Presiden Joko Widodo /Antarafoto
Harianjogja.com, JAKARTA - Ibunda Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono, Siti Habibah disemayamkan di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/8/2019). Presiden RI Joko Widodo melayat ke rumah duka.
Jokowi hadir sekitar pukul 11.55 WIB didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
Jokowi yang hadir mengenakan baju batik lengan panjang dan celana bahan hitam, melayat sekitar 10 menit sebelum bertolak meninggalkan kediaman SBY, namun Mensesneg Pratikno tetap di lokasi dan ikut melakukan sholat jenazah.
Sebelumnya Wapres RI Jusuf Kalla beserta sejumlah tokoh juga hadir melayat ke kediaman SBY.
Rencananya jenazah Siti Habibah akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Sabtu petang.
SBY dalam sambutannya menyatakan rasa terima kasihnya kepada para pelayat yang hadir mendoakan almarhumah ibundanya.
SBY menyampaikan bahwa para pelayat memintanya untuk kuat dan sabar. Dia mengucapkan terima kasih atas perhatian besar tersebut.
"Tadi saya dengarkan satu demi satu ucapan bapak ibu kepada saya, untuk saya kuat, saya sabar, dan stay strong. Saya mengucapkan terima kasih atas motivasi dan kata-kata yang baik dan menguatkan hati saya itu," ujar SBY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kapolri Listyo Sigit menyebut sejumlah nama telah diamankan terkait karhutla Kalimantan yang mencapai 1.487 hotspot.
adwal KRL Jogja-Solo Sabtu 22 Agustus 2026 tersedia sejak pagi hingga tengah malam. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Arsenal resmi mendatangkan Ezri Konsa dari Aston Villa dengan transfer permanen. Bek Inggris itu akan mengenakan nomor punggung 15.
Presale konser Andrea Bocelli Romanza dibuka BNI mulai 21 Agustus 2026. Ada diskon hingga 20% dan cicilan hingga 12 bulan.
Paus Leo memperingatkan AI tidak boleh mengurangi nilai kemanusiaan dan meminta pemimpin politik memastikan teknologi melayani kepentingan bersama.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menilai kini waktu tepat mengakhiri perang dengan AS saat Iran berada dalam posisi kuat dan bermartabat.