Gempa NTT 7,7 M: BNPB Catat 53.971 Rumah Rusak
BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa 7,7 M di NTT. Sebanyak 19.006 rumah rusak berat dan data masih diverifikasi.
Petugas Manggala Agni Daops Banyuasin berusaha memadamkan kebakaran lahan yang terjadi di Desa Kayu Arehh, Kertapati Palembang, Sumatera Selatan, Minggu, (18/8/2019)./Antara-Ahmad Rizki Prabu
Harianjogja.com, JAKARTA – Ulah manusia menjadi penyebab utama kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal ini diungkapkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo dalam rapat koordinasi khusus di Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Jakarta, Rabu (21/8/2019).
Menkopolhukam Wiranto saat membuka rapat terlebih dahulu menyebut dari data BNPB, penyebab karhutla 99 persen karena faktor manusia dan 1 persen karena alam.
Doni membeberkan dari data yang BNPB kumpulkan, provinsi terdampak kebakaran hutan terbesar terjadi di Riau, Jambi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Tengah.
Kemudian jumlah yang terbakar dari laporan periodik sesuai pantauan satelit hingga 31 Juli, sebanyak 135.000 hektare. Sementara itu, dari data SiPongi KLHK, pada hari ini terpantau ada 61 titik api di beberapa daerah.
“Seperti yang Bapak Menko sampaikan tadi, penyebab kebakaran 90 persen adalah manusia,” ujar Doni.
Dalam rakorsus yang digelar Menkopolhukam kali ini terfokus pembahasan untuk antisipasi puncak kemarau panjang pada Agustus dan September. Diharapkan titik api yang muncul di sejumlah daerah bisa dikurangi sebanyak mungkin.
Rakornas ini dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya.
Kemudian, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, Kabarhakam Polri Komjen Condro Kirono, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Thomas Djamaludin, dan Kepala Badan Restorasi Gambut (GRB) Nazir Foead, dan perwakilan kementerian/lembaga terkait.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat gempa 7,7 M di NTT. Sebanyak 19.006 rumah rusak berat dan data masih diverifikasi.
Seleksi petugas haji 2027 dibuka hingga 31 Agustus. Cek syarat, formasi, jadwal CAT, surat rekomendasi, BPJS, dan link pendaftaran.
BGN meminta mitra melaporkan oknum yang meminta uang untuk operasional SPPG dan menegaskan kepala SPPG wajib hadir sejak pukul 02.00.
Sebanyak 21 siswa SLB BC Wiyata Dharma 3 Ngaglik, Sleman, belajar mengolah kentang krispi sekaligus memahami sanitasi dan keamanan pangan.
Kuota LPG 3 kg 2026 berpotensi jebol. DEN meminta pengawasan distribusi dan pembinaan pangkalan diperketat agar subsidi tepat sasaran.
Lima anggota TNI diserang massa di Sarolangun, Jambi. Danrem 042/Garuda Putih memastikan pelaku diproses sesuai hukum.