Bawa Kertas Bergambar Bendera Tauhid, Pria Sumenep Bacok Dua Polisi

Ilustrasi pembacokan. - JIBI
17 Agustus 2019 22:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, SURABAYA- Dua anggota Polsek Wonokromo Kota Surabaya, Jawa Timur dibacok orang tak dikenal. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (17/8/2019) sekira pukul 16.45.

Dari informasi yang didapat Suara.com-jaringan Harianjogja.com, peristiwa tersebut berawal saat pelaku tanpa identitas tersebut mendatangi Polsek Wonokromo Surabaya dan diterima Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

Identitas pelaku pembacokan dua anggota Polsek Wonokromo Surabaya akhirnya terungkap. Sesuai data, lelaki tersebut bernama Imam Musthofa kelahiran Sumenep 15 Juli 1988.

Dari tangan pelaku, polisi menemukan beberapa barang bawaan yang berhasil disita. Antara lain sebilah pisau penghabisan, satu celurit, satu ketapel dengan amunisi kelereng, satu senjata api gas gun hitam, satu kaos warna hijau dan juga satu lembar setengah kertas bergambar bendera tauhid.

Selain itu, polisi juga menemukan tujuh bungkus makanan ringan makaroni yang dimasukkan ke dalam tas hitam.

"Barang bukti yang disita selan senjata tajam dan satu lembar setengah kertas bergambar bendera tauhid juga ada snack," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Sabtu (17/8/2019).

Akibat penyerangan tetsebut, Anggota Polsek Wonokromo Aiptu Agus Sumartono langsung dilarikan ke Rumah Sakit RKZ Surabaya, untuk mendapatkan penanganan medis karena mengalami luka bacok lumayan parah.

"Sudah dibawa ke Rumah Sakit RKZ untuk mendapat perawatan," terang Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho, Sabtu (17/8/2019).

Sumber : Suara.com