Jokowi Janji Pertahankan Jaminan Hari Tua, THR dan Gaji Ke-13 untuk ASN

Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono meninjau Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Jumat (17/5/2019). - Setkab
16 Agustus 2019 18:57 WIB Lalu Rahadian News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pidato keterangan pemerintah atas RUU APBN 2020 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Dalam isinya, Eks Gubernur DKI Jakarta ini menjamin pemerintah akan tetap memperhatikan kesejahteraan aparatur negara. Dia berjanji mempertahankan kebijakan pemberian gaji dan pensiun ke-13 serta THR bagi aparatur sipil negara.

Namun, Jokowi menyebut belanja pegawai yang meningkat tahun depan harus dikaitkan dengan reformasi birokrasi di tingkat pusat maupun di daerah. Dia menegaskan sikap memangkas birokrasi yang tidak melayani dan menghambat investasi, serta tidak responsif terhadap kebutuhan rakyat.

"Pemerintah juga menyiapkan reformasi skema program pensiun dan Jaminan Hari Tua [JHT] untuk aparatur negara," katanya.

Dalam RAPBN tahun 2020, Belanja Negara direncanakan mencapai Rp2.528,8 triliun. Jumlah itu setara dengan 14,5 persen dari PDB.

Jokowi menyebut anggaran tersebut akan digunakan untuk memperbaiki kualitas SDM dan melanjutkan program perlindungan sosial untuk menjawab tantangan demografi.

Berbagai belanja tersebut diharapkan bisa menurunkan tingkat pengangguran hingga 4,8-5,1 persen. Hingga Februari 2019 jumlah pengangguran terbuka di Indonesia sebanyak 6,82 juta orang atau 5,01 persen dari jumlah angkatan kerja.

"Selain itu, kemiskinan diharapkan dapat terus diturunkan di kisaran 8,5 persen sampai 9,0 persen dan ketimpangan menurun di kisaran 0,375 sampai 0,380. Pemerintah juga optimis pembangunan kualitas manusia dapat terus ditingkatkan dengan target IPM mencapai 72,51 di tahun 2020," katanya.

Sumber : Bisnis.com