Aceh Ingin Bangun Pasar Khusus Janda

Ilustrasi pasar tradisional. - Harian Jogja/Rahmat Jiwandono
11 Agustus 2019 04:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, BANDA ACEH- Terinspirasi dari Arab Saudi, pasar khusus janda diusulkan dibangun di Aceh.

Wakil Ketua DPR Aceh T Irwan Djohan menggagas kehadiran pasar janda sebagai lokasi untuk mereka berjualan guna meningkatkan perekonomian wanita yang tidak bersuami tersebut.

"Gagasan menghadirkan pasar janda ini karena saya sering bertemu dengan mereka dan mereka (para janda) menyampaikan keluh kesahnya tentang perekonomian mereka," kata T Irwan Djohan di Banda Aceh, Kamis (8/8/2019).

Menurut politisi Partai Nasdem tersebut, awalnya sulit mencari solusi menjawab keluh kesah janda tersebut, hingga akhirnya ada informasi keberadaan pasar khusus janda di Mekkah, Arab Saudi.

"Saya pikir, pasar khusus janda tersebut cocok dihadirkan di Aceh. Di pasar itu mereka bisa berjualan berbagai macam kebutuhan, seperti kuliner, suvenir, pakaian, dan lainnya sebagainya," kata Djohan.

Tentunya, lanjut dia, para janda yang berdagang di pasar itu sebelumnya diberi pelatihan, modal usaha, serta keterampilan untuk meningkatkan produktivitas mereka.

"Pasar tersebut juga nantinya bisa menjadi destinasi wisata. Tidak hanya janda, pasar itu juga menjadi tempat pemasaran produk-produk masyarakat lainnya," katanya.

Untuk matang konsep pasar janda, Djohan mengatakan, dirinya mengundang kalangan wanita dan para janda untuk memberikan masukan bagaimana bentuk pasar janda yang akan dibangun tersebut.

Tentunya, dengan adanya konsep pasar janda yang matang dibuat, kehadiran pasar tersebut akan lebih optimal dalam meningkatkan perekonomian para janda serta masyarakat lainnya.

"Kami belum bisa memastikan kapan kehadiran pasar janda tersebut. Kendalanya sekarang persoalan tanah. Kalau anggaran pembangunan, bisa kami upayakan melalui anggaran daerah," kata Djohan.

Sumber : Antara