Advertisement
Berenang di Sungai Nil, Dua Mahasiswa Indonesia Tewas Tenggelam
Ilustrasi pelayaran di Sungai Nil, Kairo, Mesir, 28 Mei 2013. - Reuters/Mohamed Abd El Ghany
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Dua mahasiswa Indonesia, Mutawakkil Alallah, 23, dan Ainur Rahman, 24, meninggal dunia lantaran tenggelam saat berenang di Sungai Nil, daerah Qonatir, Mesir.
Keterangan tertulis KBRI Kairo, Kamis (1/8/2019), menyebutkan kedua pelajar tersebut bersama teman-temannya pergi ke Qonatir pada 29 Juli 2019 untuk berlibur, dengan memancing ikan, naik kapal, dan menyantap makanan.
Advertisement
Sejak awal, mereka terkonsentrasi di pinggir Sungai Nil. Ada yang memancing ikan dan sebagian kecil ada yang berenang. Pada pukul 14.00 waktu setempat, Akkil berenang bersama tiga orang temannya.
Akkil yang mencoba berenang ke tengah sungai sempat ditegur oleh beberapa temannya. Akan tetapi teguran tersebut mungkin tidak terdengar, akhirnya korban terseret arus bawah sungai.
Setelah korban meminta tolong, teman-temannya yang berada di pinggir sungai mencoba meminta bantuan warga dan polisi setempat.
Ainur Rahman yang sedang memancing di tepi sungai refleks menolong korban. Meskipun bisa berenang, kondisi kesehatan Ainur pada hari itu kurang baik. Ainur sempat berhasil memegang Akkil dan berusaha menyelamatkan temannya itu, namun perbedaan bobot badan keduanya mengakibatkan Ainur yang mencoba menarik tubuh Akkil ke tepi sungai justru ikut tertarik arus bawah sungai.
Menghadapi situasi tersebut, teman-teman mereka segera meminta bantuan. Sayangnya warga dan polisi yang datang tidak bisa menolong karena tidak bisa berenang.
Kemudian polisi menelpon tim SAR, dan setelah 30 menit tim penyelam dari SAR masuk ke sungai dan menemukan Ainur. Sayangnya, Ainur yang telah tenggelam selama kurang lebih satu jam, nyawanya tidak tertolong.
Sementara Akkil baru ditemukan jenazahnya pada 30 Juli 2019.
Akkil yang merupakan lulusan Pondok Pesantren Al-Amien, Madura, memulai studi di Kairo pada 2016, sedangkan Ainur yang berasal dari Pamekasan menuntut ilmu di Kairo sejak 2017.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
- Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Ancam Demokrasi
- Terminal Jatijajar Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026
- Komisi III DPR Kecam Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS
Advertisement
Takbir Keliling di Bantul Tahun Ini Dibatasi Maksimal Jam 11 Malam
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- 208 Dapur MBG DIY Dihentikan, SLHS Jadi Syarat Operasional
- PKBM An Nuur Sleman Ikuti Program Literasi dan Ketrampilan UAD Jogja
- 18 Maret Jadi Tanggal Favorit Mudik Kereta dari Jakarta
- Dinkes Sleman Siagakan Fasyankes 24 Jam Saat Lebaran 2026
- Jelang Lebaran, Karyawan PT SAK Tuntut Sisa Gaji Dibayar
- Srikaya Kaya Serat dan Vitamin B6 Baik untuk Otak dan Pencernaan
- 7.993 Siswa SMP di Gunungkidul Bersiap Ikuti TKA April 2026
Advertisement
Advertisement







