Tribute untuk Erros Djarot Meriahkan Java Jazz 2026, Musisi Bersatu
Tribute to Erros Djarot di Java Jazz Festival 2026 menghadirkan musisi lintas generasi yang membawakan karya-karya legendaris sang maestro.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump./REUTERS
Harianjogja.com, WASHINGTON--Presiden AS Donald Trump memberikan komentar atas terpilihnya Boris Johnson sebagai pemimpin baru Partai Konservatif sekaligus perdana menteri Inggris mendatang, sebuah sinyal kemungkinan hubungan yang lebih hangat antar dua sekutu tersebut.
"Selamat kepada Boris Johnson yang telah menjadi Perdana Menteri Inggris yang baru. Dia akan menjadi orang yang hebat!" cuit Trump di Twitter sesaat setelah Johnson terpilih.
Hubungan Trump dan Perdana Menteri Theresa May merengang kendati telah dijamu selama kunjungan kenegaraan. Pada Juli ini hubungan keduanya semakin memanas setelah bocornya memo rahasia duta besar Inggris untuk Washington yang mengarah kepada Trump. Utusan itu pun akhirnya mengundurkan diri.
Johnson merupakan kandidat kuat untuk memenangkan pemilihan Partai Konservatif pada Selasa meskipun kehidupan pribadinya berantakan. Johnson akan menggantikan May, yang mundur lantaran gagal menyampaikan rencana Brexit-nya untuk meninggalkan Uni Eropa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tribute to Erros Djarot di Java Jazz Festival 2026 menghadirkan musisi lintas generasi yang membawakan karya-karya legendaris sang maestro.
Jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo 31 Mei 2026 lengkap. Simak jam berangkat, tips tiket, dan keunggulan kereta bebas macet.
BMKG prakirakan cuaca Jogja 31 Mei 2026 didominasi berawan. Cek suhu, kelembapan, dan kondisi tiap wilayah DIY di sini.
KCIC memprediksi penumpang Whoosh naik 15% saat libur Waisak dan Hari Lahir Pancasila, dengan okupansi mencapai lebih dari 80%.
Fenomena api misterius di Seyegan, Sleman, diduga dipicu gas metana. FT UGM merekomendasikan pemasangan blower dan perbaikan sirkulasi udara.
Blackout Sumatra menjadi sorotan. ITB menilai variabilitas cuaca akibat perubahan iklim menambah tantangan stabilitas sistem listrik modern.