PKB Kumpulkan 250 Pesantren, Bahas Kasus Kekerasan Seksual
PKB gelar Temu Nasional Pesantren 2026 bahas kasus kekerasan seksual. Libatkan pemerintah dan 250 pesantren untuk solusi bersama.
Ilustrasi pembunuhan/JIBI
Harianjogja.com, KENDARI—Aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Abu Saila alias Aditia, dibunuh temannya sendiri.Abu yang juga bekerja sebagai presenter TVRI dibuang di selokan setelah nyawanya dihabisi.
Tim Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Buser 77 Polres Kendari, berhasil menangkap tersangka pembunuh Abu.
“Pelaku berinisial AS, 29, warga BTN Medibbrata Dua, Kendari dan ditangkap di Jalan Abunawas, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Minggu (21/7/2019), sekitar pukul 16.45 Wita,” kata Kapolres Kendari, AKBP Jemi Junaidi di Kendari, Minggu.
Pelaku dibekuk aparat kepolisian di daerah eks MTQ Kota Kendari, kurang dari 24 jam setelah kejadian.
“Motif pelaku membunuh korban karena adanya rasa dendam karena korban pernah melecehkan pelaku selama menjalin pertemanan dan untuk lainnya masih dalam penyidikan,” kata Jemi Junaidi.
Namun, Jemi belum mau membeberkan pelecehan yang diduga dilakukan korban, karena masih dalam tahapan penyidikan lanjutan. Pelaku saat ini masih dalam pemeriksaan intensif.
Jemi juga menjelaskan pelaku telah merencanakan pembunuhan tersebut dengan menyiapkan sebilah badik yang telah dibuang di Teluk Kendari.
“Dari keterangan pelaku, dia menghabisi korban di sekitar Jalan Syekh Yusuf tak jauh dari ditemukannya korban saat itu. Setelah menghabisi nyawa korban, pelaku lalu melarikan diri dan membawa kendaraan korban ke Benubenua Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari. Kalau dilihat dari kronologi termasuk pembunuhan berencana,” kata Jemi Junaidi.
Jenazah korban sudah diambil oleh keluarga dari Rumah Sakit Bhayangkara dan dibawa di rumah duka di Desa Ambepua, Kecamatan Ronomeeto, Kabupaten Konawe Selatan.
Sebelumnya jenazah korban ditemukan dengan luka tusuk di beberapa bagian tubuh. Korban ditemukan di selokan di Jalan Syech Yusuf, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Minggu pagi oleh seorang warga sekitar lokasi yang hendak membuang sampah.
Sebelum kejadian tersebut, istri korban sempat memberikan laporan kehilangan kepada Polsek Baruga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PKB gelar Temu Nasional Pesantren 2026 bahas kasus kekerasan seksual. Libatkan pemerintah dan 250 pesantren untuk solusi bersama.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.