Advertisement
Ini Cerita Peserta Wisuda Bawa Patung Kertas Bergambar Ibunya Sebagai Pendamping
Paulo John (kanan) membawa patung kertas bergambar ibunya saat wisuda. (Twitter/paudaexplorer)
Advertisement
Harianjogja.com, MANILA — Paulo John, pria asal Filipina menorehkan kisah tragis saat menghadiri wisuda kelulusannya sebagai Sarjana Sains di salah satu universitas di Filipina belum lama ini. Ia membawa patung kertas bergambar sosok ibunya sebagai pendamping wisuda.
Alasan di balik tindakan Paulo itu ternyata cukup mengejutkan serta mengharukan. Ia membawa patung tersebut lantaran ibundanya sudah berjanji akan menghadiri wisudanya, namun ibunya sudah meninggal pada 2016 silam.
Advertisement
Dilaporkan World of Buzz, Kamis (18/7/2019), Paulo mengaku melakukan hal tersebut agar bisa merasakan kehadiran ibunya saat wisuda. "Saya membuat patung kertas itu sehingga setidaknya saya bisa merasakan kehadiran ibuku pada hari kelulusan karena lulus dari perguruan tinggi adalah impian kami," ucapnya.
Seusai wisuda, Paulo kemudian mengunggah foto dirinya saat berpose mengenakan toga di samping patung sang ibu ke akun Twitternya, @paudaexplorer, Selasa (16/7/2019). Fotonya pun lantas viral setelah di-retweet lebih dari 4.000 kali dan mendapatkan sedikitnya 46.000 likes.
BACA JUGA
"Untuk ibuku yang paling cantik! Ma, anak sulungmu telah lulus, aku berharap engkau bahagia di sisi Tuhan. Aku lulus sesuai keinginanmu. Aku sangat mencintaimu," tulis Paulo pada keterangan foto yang diunggah.
Paulo mengatakan ibunya merupakan orang tua tunggal yang harus berjuang menyekolahkannya ke perguruan tinggi. "Dia adalah orang tua tunggal [selama beberapa tahun]. Dia menguliahkan saya ke perguruan tinggi swasta. Kami sangat dekat satu sama lain. Ibuku tidak meminta ayah tiriku untuk menyekolahkanku ke perguruan tinggi negeri. Semua uang itu datang dari dia dan bibiku yang membantu," jelas pria yang menorehkan kisah tragis di balik wisudanya.
Sarjana sains itu kini merasa senang karena bisa merasakan kehadiran ibunya yang telah meninggal dunia tiga tahun silam. "Ketika saya membawanya [patung kertas] di upacara kelulusan, saya sangat senang karena saya benar-benar merasa bersama ibu," pungkas Paulo.
SA PINAKA MAGANDA KONG NANAY! MA, GRADUATE NA PANGANAY MO SANA HAPPY KA JAN SA PILING NI GOD. ITO ANG GUSTO MO KAYA TINAPOS KO. MAHAL NA MAHAL KITA.
— Paulo John (@paudaexplorer) July 16, 2019
ALINSOG, PAULO JOHN
Bachelor of Science in Business Administration major in Business Management
SANA CUM LAUDE pic.twitter.com/FxVmXUZQ1K
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
Dishub Kulonprogo: Jalur Mudik Didominasi Motor dan Mobil Pribadi
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Layanan Satpas SIM DIY Kembali Beroperasi Pascalibur Lebaran 2026
- Wisata Gunungkidul Diprediksi Ramai hingga Akhir Pekan
- Samsat DIY Buka Kembali Seusai Libur Lebaran, Bebas Denda Pajak Motor
- Jadwal KA Bandara YIA Hari Ini Kamis 26 Maret 2026 Terbaru
- Bantul Pasang 25 LPJU Danais di Parangtritis dan Imogiri
- Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini: Waspada Hujan Sedang Kota Jogja-Sleman
- Playoff Piala Dunia 2026: Laga Hidup Mati Italia vs Irlandia Utara
Advertisement
Advertisement



