Advertisement
Jumlah Kereta Api Makin Banyak, Tahun Ini PT KAI Tambah 886 Unit Baru
Sejumlah penumpang berada di dalam gerbong kereta 'Sleeper Luxury 2' yang dirangkaikan dengan kereta Argo Lawu jurusan Gambir-Solo Balapan sebelum berangkat di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (28/5/2019). PT. Kereta Api Indonesia meluncurkan generasi baru kereta 'Sleeper Luxury 2' yang hanya memuat 26 kursi. - ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-- Perbaikan pelayanan terus dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero). Kekinian, PT KAI akan kembali mendatangkan tambahan unit kereta pada akhir tahun ini guna menambah maupun meremajakan armada.
Direktur Utama Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro mengatakan sedang memesan sebanyak 886 unit kereta yang akan digunakan untuk menambah kapasitas angkut. Dia berharap pesanan kereta tersebut bisa segera terealisasi, sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan layanan KA.
Advertisement
"[Kereta] kami tambah lagi. Nanti akhir tahun ini akan ada tambahan yang masuk, karena terus dikerjakan bertahap," katanya usai meresmikan Skybridge Stasiun Batu Ceper, Kamis (18/7/2019).
Dia menambahkan dari 886 unit kereta yang dipesan, tahap pertama sebanyak 438 unit kereta sudah dioperasikan pada saat masa Angkutan Lebaran 2019. Namun, dia tidak menjelaskan jumlah pasti unit kereta yang akan didatangkan pada akhir 2019.
BACA JUGA
Edi menuturkan penambahan armada kereta baru yang difungsikan, untuk menambah atau mengganti kereta yang sudah tidak layak operasi. Sejak Juli 2018, KAI telah menambah 310 kereta dengan perincian 132 Kereta Eksekutif, 116 Kereta Ekonomi, 6 Kereta Luxury 2, serta 56 Kereta Makan dan Pembangkit.
Sebelumnya, dia sedang mempersiapkan penambahan kapasitas. Keterbatasan KAI adalah angkutan jarak jauh dengan one man one seat, apabila semuanya terisi bangkunya habis dan tidak bisa ditambah lagi jika permintaan tinggi.
Dia telah meningkatkan kapasitas dengan menambahkan frekuensi perjalanan KA pada simpul wisata atau relasi padat. Contohnya, KAI telah menambah KA yang beroperasi pada relasi Jakarta-Bandung dari semula hanya 8 KA atau 16 trip per hari, sekarang mencapai 15 KA atau 30 trip per hari.
Di sisi lain, lanjutnya, relasi lain yang sering mendapat penumpang cukup tinggi adalah yang mengarah ke Solo, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang. Bahkan, relasi arah Bandung jalur Selatan juga selalu penuh karena banyak destinasi wisata yang melalui jalur tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- OTT Bupati Cilacap, 13 Orang Digelandang KPK ke Jakarta
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras di Jakarta
- KPK Ungkap Pembagian Kuota Haji 2024 oleh Yaqut Cholil Qoumas
- Skandal Haji Eks Menag Yaqut: Kode T0, Bayar Rp84 Juta Bisa Berangkat
- Gugatan Kalah, KPK Jebloskan Mantan Menag Yaqut ke Rutan Merah Putih
Advertisement
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Rumor Haaland ke Barcelona Dibantah Agen, Bahagia Bersama City
- Pesawat Pengisi BBM Militer AS Jatuh di Zona Konflik Irak
- Kasus Kuota Haji: Yaqut Diduga Terima Fee Percepatan
- Iran Prediksi Perang Timur Tengah Berakhir Sebelum Nowruz
- Google Maps Hadirkan Ask Maps, Chat AI untuk Cari Lokasi
- Libur Lebaran, Gunungkidul Targetkan PAD Wisata Rp1,7 Miliar
- Parlemen AS Nilai FIFA "Merampok" Suporter dengan Harga Tiket Mahal
Advertisement
Advertisement








