Erupsi Anak Krakatau Batalkan 5 Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru
Lima penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru dibatalkan akibat abu vulkanik erupsi Anak Gunung Krakatau.
AHY bertemu Jokowi di Istana Merdeka. /Okezone-Fakhrizal Fakhri
Harianjogja.com, JAKARTA- Politikus Gerindra dan Demokrat terlibat saling serang lewat pernyataan ke publik.
Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade menyangkal ucapan Politikus Partai Demokrat Panca Cipta Laksana yang menyebut Prabowo Subianto sempat meminta Rp1 triliun kepada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk kebutuhan dana kampanye Pemilihan Presiden 2019.
Andre malah melihat pernyataan Panca itu sebagai bentuk kepanikan Demokrat usai Prabowo menemui Presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi beberapa waktu lalu.
Andre sempat terlibat debat kecil dengan Panca di media sosial Twitter karena pernyataan tersebut. Ia meyakini kalau tidak ada permintaan Prabowo sepeser pun kepada SBY.
"Kata Wakil Ketua Partai Gerindra mas Sugiono sama bang Edhy Prabowo. Saya sudah konfirmasi kepada dua tokoh itu yang terlibat kan, itu yang ikut berkomunikasi mendampingi kan, enggak ada bicara itu," kata Andre saat dihubungi Suara.com-jaringan Harianjogja.com, Selasa (16/7/2019).
Andre lantas meminta kepada Panca untuk tidak membuat berita bohong atau hoaks yang menyudutkan nama Prabowo.
Lebih lanjut, Andre malah mengira kalau kini Demokrat tengah panik tidak mendapatkan jatah kursi menteri seusai Jokowi bertemu dengan Prabowo.
"Kalau kelihatannya ada yang kebakaran jenggot pak Prabowo ketemu pak Jokowi, kaya ada yang panik, takut AHY enggak jadi menteri," ujarnya.
"Sudahlah Demokrat kalau mau jadi menteri pak Jokowi silakan saja enggak usah begitu panik pak Prabowo ketemu pak Jokowi," tandasnya.
Untuk diketahui, Panca sempat menuding, Prabowo Subianto sempat meminta Rp 1 triliun ke SBY.
Uang itu diminta Prabowo untuk menambah kebutuhan dana kampanye Pemilihan Presiden 2019.
Awalnya, Panca merespons pernyataan dari salah satu pengguna akun Twitter @YanHarahap yang mengatakan kepada Politikus Gerindra Andre Rosiade, bahwa Prabowo sempat meminta Agus Harimurti Yudhoyono menjadi cawapres mendampinginya di Pilpres 2019.
Tapi,akun itu mengklaim, Prabowo menyaratkan SBY bisa memberikan dana Rp 1 triliun. Panca lantas membenarkan hal itu, hingga menyebut SBY kaget terhadap permintaan Prabowo tersebut.
"Ini benar Prabowo minta duit Rp 1 Triliun. Pak SBY kaget," kata Panca melalui akun Twitternya @panca66 pada Senin (15/7/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Lima penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru dibatalkan akibat abu vulkanik erupsi Anak Gunung Krakatau.
Thailand menegur Israel terkait perilaku sejumlah wisatawan di Koh Phangan, Koh Samui, dan Phuket. Thailand juga memperketat aturan bagi warga asing.
Laptop Windows mulai lambat atau penyimpanan penuh? Simak cara menghapus aplikasi dengan aman, mematikan startup, dan menggunakan Storage Sense.
Marco Bezzecchi menghadapi MotoGP San Marino 2026 di Misano, hanya beberapa kilometer dari rumahnya di Rimini. Ia masih memburu gelar juara dunia.
Daftar negara terkaya di Asia 2026 berdasarkan PDB per kapita IMF. Singapura berada di posisi pertama, sementara Indonesia ada di peringkat 30.
Pemda DIY memperluas Cek Kesehatan Gratis ke lingkungan perusahaan. Sekitar 1.100 pekerja menjadi sasaran, sementara cakupan CKG usia produktif baru 13,07 perse