Advertisement
Crane Pelabuhan Tanjung Emas Roboh, Kerugian Capai Rp60 Miliar
JIBI - Pelindo III
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA -- PT Pelabuhan Indonesia III memperkirakan nilai kerugian awal akibat robohnya container crane di Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) Pelabuhan Tanjung Emas akibat ditabrak MV Soul of Luck mencapai Rp60 miliar.
Direktur Utama Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Doso Agung mengatakan bahwa nilai Rp60 miliar itu merupakan kerugian secara keseluruhan akibat kecelakaan yang menyebabkan satu container crane TPKS roboh menimpa satu head truck pada Minggu (14/7/2019) petang. "Namun, ini baru perkiraan awal," katanya dalam siaran pers, Senin (15/7/2019)
Advertisement
Menurutnya, Pelindo III akan menempuh dua cara untuk membuat pelayanan bongkar muat di TPKS kembali normal. Pertama, saat proses evakuasi container crane (CC) 03 yang ambruk selama 4 hari-5 hari ke depan, imbuhnya, Pelindo III memastikan semua layanan jadwal tambat kapal internasional (windows schedule) tidak ada yang pindah hari, tetapi hanya bergeser jam.
Kedua, memindahkan CC 08 dari dermaga utara ke dermaga selatan, yang membutuhkan waktu sekitar dua pekan pascakejadian. 
BACA JUGA
Facebook/Ditjen Perhubungan Laut
Doso berharap kedua cara itu bisa menjaga jadwal pelayanan kapal peti kemas internasional dan domestik di TPKS beroperasi normal seperti sediakala.
“Apabila setelah relokasi CC tersebut terjadi penurunan kinerja pada terminal domestik, akan dilakukan penambahan peralatan sebelum CC pengganti tiba,” ujarnya.
Ketua DPC INSA Semarang Ridwan mengapresiasi respons cepat dan kompak dari Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan Pelindo III untuk mengatasi insiden tersebut.
“Hanya butuh 3 jam untuk kembali beroperasi normal atau sekitar setengah sembilan malam sudah dikerjakan lagi. Ketika insiden terjadi juga ada kapal anggota kami lainnya yang sedang bongkar muat. Semua akhirnya lancar,” jelasnya.
Pada masa mendatang, Ridwan mengingatkan bahwa tetap ada hal terpenting yaitu langkah antisipasi. Untuk langkah teknis, menurutnya, yang terpenting yaitu segera menyingkirkan CC yang roboh keluar terminal agar alur truk tidak terhambat.
“Bahkan minggu depan kami diajak simulasi dengan 6 crane yang beroperasi di TPKS agar produktivitasnya tetap baik. Semoga penanganan segera terlaksana dengan baik,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pajak dan BBM Meroket, Krisis Ekonomi Lebanon Ramadan 2026 Mencekik
- Istri AKBP Didik, Miranti Afriana Positif Narkoba
- Eks Kapolres Bima Kota Dipecat usai Terbukti Terlibat Kasus Narkoba
- Gas Tertawa Meledak, Lima Remaja Tewas dalam Kebakaran Apartemen
- Arab Saudi dan Iran Awali Ramadan 1447 H di Hari yang Berbeda
Advertisement
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Astra Motor Yogya Juara FeVoSH 2026, Guru SMK Imogiri Raih Podium
- HPCI Jogja Rayakan 12 Tahun, 500 Bikers Padati Montero
- AHRS 2026 Cetak 10 Pebalap Muda Siap Tembus Dunia
- Google Rilis Gemini Lyria 3, Foto Bisa Jadi Lagu
- Resmi Mulai 2027, Phillip Island Ditinggal, MotoGP Digelar di Adelaide
- Taman Budaya Bantul Segera Dibangun Seusai Lebaran 2026
- Di Forum AS, Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Gagal Bayar Utang
Advertisement
Advertisement






