Kementan Jamin Produksi Cabai Tak Terganggu Kemarau

Pedagang menunjukkan cabe kriting di Pasar Tradisional Mandonga, Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (2/5/2019). - Antara/Jojon
15 Juli 2019 22:17 WIB Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Pertanian mengklaim produksi cabai tak akan terganggu kemarau panjang,

Menurut analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Indonesia menghadapi musim kemarau panjang hingga pertengahan bulan Oktober 2019.

Agung Hendriadi, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) mengatakan pemenuhan pasokan cabai dapat dipenuhi dari sentra produksi yang tidak terdampak kekeringan.

“Seperti dari Sumatra Barat, Lampung, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara dan Kalimantan. Hampir semua di luar Jawa tidak terdampak kekeringan,” katanya kepada JIBI, Senin (15/7/2019).

Di sisi lain, sebagai antisipasi untuk mengatasi kekeringan, para petani di sentra cabai memanfaatkan pompanisasi dari sumur dangkal untuk mengairi ladangnya.

Sementara itu, Suwandi, Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, menyampaikan total produksi cabai rawit merah dari sentra Jawa Timur per Kamis (11/7) mencapai 76,9 ton/hari.

“Dari total produksi tersebut, yang dikirim Jakarta dan Tanah Tinggi sebanyak 58,5 ton/hari dan sisanya untuk memenuhi kebutuhan konsumsi di Jawa Timur sebanyak 18,4 ton/hari,” katanya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia