Advertisement
Sutopo BNPB Sempat Ingin Bersilaturahmi kepada Teman-Teman
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dirawat di rumah sakit, Senin (15/10/2018). - Twitter/@Sutopo_PN
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA — Meninggalnya Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho akibat kanker paru-paru stadium 4B, Minggu (7/7/2019) pagi menyisakan duka khalayak. Ia dikenal sebagai sosok pekerja keras yang selalu menyampaikan segala hal terkait bencana kepada masyarakat meski harus menahan rasa sakit yang ia derita.
Beberapa waktu sebelum meninggal dunia, Sutopo ternyata sempat meminta maaf kepada masyarakat. "Mohon dimaafkan segala kesalahan saya," ungkap Sutopo yang sudah tampak sangat lemah pada video yang diunggah di akun Twitter milik BNPB, @BNPB_Indonesia, Minggu (7/7/2019) sore.
Advertisement
Pada video itu, Sutopo juga mengungkapkan keinginannya untuk bisa bersilaturahmi. "Mohon didoakan semoga diberi kesempatan untuk silaturahmi ke teman-teman. Itu aja," lanjut pria asal Boyolali, Jawa Tengah tersebut.
Meninggalnya Sutopo Purwo Nugroho tentu menjadi duka yang amat dalam bagi BNPB. Di akun Twitter milik BNPB tersebut, Sutopo telah mencurahkan segala hal terhadap lembaga tempatnya mengabdi.
"Selamat Jalan Pak, terimakasih atas dedikasi, didikan, pelajaran, dan semuanya yang telah Bapak curahkan kepada kami, sebagai seorang Kapusdatinmas BNPB," tulis pengelola akun Twitter milik BNPB.
Sutopo Purwo Nugroho diketahui telah cukup lama mengidap kanker paru-paru. Sosok penebar kisah inspiratif itu meninggal dunia dalam perawatannya di Guangzhou, Tiongkok dan akan dimakamkan di tanah kelahirannya, Boyolali, Jawa Tengah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- 22 Biksu Sri Lanka Ditangkap Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand
- Suhu Tembus 34C! Tangerang Raya Jadi Wilayah Terpanas Jabodetabek
- Jejak Kelam Washington Hilton: Dua Insiden Penembakan Presiden AS
- Pemerintah Keluarkan PMK 24/2026, Harga Tiket Pesawat jadi Lebih Murah
- Mensos: Data DTSEN Harus Dimulai dari Desa
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Viral Balik Nama Tanah Warisan Kena Pajak? DJP Tegaskan Tak Ada PPh
- Akademisi UGM: Program Magang Nasional Bantu Tekan Pengangguran
- Sam Altman Minta Maaf, Kasus Penembakan Kanada Seret OpenAI
- Talud Sungai Jogja Rapuh, Rp4 Miliar Disiapkan untuk 5 Titik Prioritas
- Command Center MBG Resmi 17 Mei 2026 Perbaiki Tata Kelola
- Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 27 April 2026, Tarif Rp8.000
- Prabowo Hadiri Resepsi El Rumi-Syifa Hadju di Raffles Jakarta
Advertisement
Advertisement









