Satu Rumah Terbakar, 7 Kambing Mati Terpanggang, Uang Rp2 Juta Jadi Abu
Tujuh kambing mati terpanggang dalam kebakaran yang meludeskan rumah Abdul Latif, 70, warga Dusun/Desa/Kecamatan Tanon, RT 04, Sragen, Jawa Tengah, Senin (9/11/2020) pagi.
Kompleks Gunung Kemukus (Solopos)
Harianjogja.com, SRAGEN -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen akan menata objek Wisata Religi Gunung Kemukus di Kecamatan Sumberlawang. Untuk keperluan tersebut, Pemkab menyiapkan dana Rp1,7 miliar tahun ini.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Sragen, Muhtar Ahmadi, mengatakan dana senilai Rp1,7 miliar tersebut berasal dari dana alokasi khusus (DAK) pembangunan fisik di bidang pariwisata dari pemerintah pusat.
Rencananya, dana tersebut akan digunakan untuk menata kawasan objek wisata yang meliputi renovasi rest area, kios suvenir, kios kuliner, fasilitas mandi cuci kakus (MCK), jalan setapak, papan nama, panggung hiburan dan lain-lain.
“Melalui pembangunan fisik, kami ingin mengubah kesan kurang baik yang sempat melekat pada objek wisata ini. Harapannya, Gunung Kemukus benar-benar bisa menjadi objek wisata yang menarik untuk dikunjungi semua kalangan lapisan masyarakat,” ucap Muhtar kepada solopos.com, Rabu (3/7/2019).
Muhtar menjelaskan proyek penataan kawasan Objek Wisata Religi Gunung Kemukus sudah dilelang dan pemenang lelang juga sudah diketahui.
Saat ini, Disparpora hanya mengandalkan bantuan DAK dari pemerintah pusat untuk memperbaiki infrastruktur objek wisata. “Untuk pembangunan fisik, kami belum bisa mengandalkan APBD. Dana dari APBD ada, tapi jumlahnya tidak seberapa karena sifatnya hanya sebagai dana pendamping,” terang Muhtar.
Ribuan pengunjung biasa meramaikan Kirab Larap Selambu Makam Pangeran Samodro yang digelar setiap malam 1 Sura atau Muharram. Muhtar mengakui pada saat itu, jumlah pengunjung yang mampir ke rest area membeludak. Oleh sebab itu, rest area akan didesain ulang menjadi lebih lebar.
”Di sana itu ada panggung yang biasa digunakan untuk pementasan wayang kulit. Kondisi panggung itu juga sudah memprihatinkan. Jadi, salah satu program penataan kawasan ini nantinya adalah menyasar perbaikan panggung tersebut,” papar Muhtar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Tujuh kambing mati terpanggang dalam kebakaran yang meludeskan rumah Abdul Latif, 70, warga Dusun/Desa/Kecamatan Tanon, RT 04, Sragen, Jawa Tengah, Senin (9/11/2020) pagi.
Gerakan tersebut diwujudkan melalui implementasi aplikasi STUPA, yaitu layanan keuangan digital berbasis aplikasi uang elektronik.
Kulonprogo masih aman dari kekeringan di awal kemarau 2026. BPBD siaga droping air bersih diperkirakan mulai Agustus.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Veda Ega unggul klasemen Moto3 2026 meski kalah top speed dari Hakim Danish. Duel keduanya makin ketat di lintasan.
Sharenting anak di media sosial berisiko kebocoran data, pelacakan lokasi, hingga pencurian identitas menurut studi Kaspersky dan SIT.