Dortmund Gagal Menang, Werder Bremen Bangkit dan Paksa Skor 2-2
Borussia Dortmund ditahan Werder Bremen 2-2 setelah sempat unggul dua gol pada pekan kelima Bundesliga 2026/27 di Signal Iduna Park.
Ilustrasi kapal tanker./Antara
Harianjogja.com, NEW DELHI—Iran dituding menyerang sebuah kapal tanker komersial milik Jepang di Samudra Hindia pada akhir pekan lalu. Hal ini lantas dibantah oleh Pemerintah Iran melalui Juru Bicara Kementerian Luar Negeri mereka.
Menurut Juru Bicara, tuduhan yang dilayangkan oleh Amerika Serikat itu adalah tidak berdasar.
Sebelumnya, Departemen Pertahanan AS, Pentagon, mengatakan bahwa kapal kimia berbendera Liberia yang dioperasikan oleh Belanda tersebut diserang sekitar 370 kilometer lepas pantai India dengan menggunakan serangan pesawat tak berawak satu arah yang ditembakkan dari Iran.
Wall Street Journal melaporkan bahwa kapal tersebut terkait dengan seorang miliarder Israel bernama Idan Ofer.
Iran mendukung kelompok militan Palestina Hamas yang telah terlibat dalam perang dengan Israel sejak 7 Oktober, dan pemberontak Houthi pro-Iran di Yaman, yang telah berulang kali menyerang kapal komersial di Laut Merah.
Seorang komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) elite Iran mengancam akan menutup jalur rute pelayaran laut lainnya jika Israel melanjutkan serangan daratnya di Jalur Gaza yang dikuasai Hamas.
BACA JUGA: Serangan Udara Israel Tewaskan 70 Warga Palestina
Duta besar Israel untuk India mengecam tindakan Iran, dengan mengatakan dalam sebuah unggahan di platform X, Minggu (24/12), bahwa serangan yang diprakarsai Iran terhadap pelayaran internasional ini seharusnya tidak mengejutkan.
Kapal tanker tersebut membawa 20 warga India dan seorang warga Vietnam dan telah meninggalkan Arab Saudi pada Selasa dan menuju ke Mangalore, barat daya India, menurut Departemen Pertahanan AS dan Penjaga Pantai India.
Tidak ada laporan mengenai korban jiwa, kata mereka. Setelah serangan tersebut, kapal memutuskan untuk menuju Mumbai untuk perbaikan dan menilai kerusakan dengan bantuan Penjaga Pantai India.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Borussia Dortmund ditahan Werder Bremen 2-2 setelah sempat unggul dua gol pada pekan kelima Bundesliga 2026/27 di Signal Iduna Park.
SDN Purwosari memanfaatkan sekitar 600 galon bekas untuk kebun sekolah. Siswa belajar bertani, mengolah limbah, dan mengenal ketahanan pangan.
Sahran Hadziq meraih gelar doktor hukum di FH UII lewat disertasi tentang sistem pemidanaan nasional berbasis kearifan lokal masyarakat adat Bali.
Perpres Ojol Nomor 27 Tahun 2026 mengatur komisi pengemudi, perlindungan sosial, transparansi biaya, dan layanan pengaduan konsumen.
Hasto Wardoyo meminta seluruh kemantren di Jogja meniru program Bapak Asuh Trotoar untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan trotoar
Amnesty International mendesak negara-negara menentang sanksi AS terhadap ICC demi menjaga akuntabilitas dan keadilan internasional.