Viral Penembakan di Semarang, Ini Fakta Baru dan Motif Pelaku
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.
Ilustrasi RSJ Prof. dr. Soeroyo Magelang. (Antara-rsjsoerojo.co.id)
Harianjogja.com, MAGELANG--Pasien Rumah Sakit Jiwa Profesor dr. Soerojo, Rob Pendi, 52, warga Panjang, Kota Magelang meninggal dunia pada Rabu (19/6/2019) atau dua hari setelah dirinya masuk ke rumah sakit jiwa tersebut Senin (17/6/2019). Polres Magelang Kota pun menyelidiki kasus tersebut sebagai tindak lanjut atas laporan keluarga korban.
Kasat Reskrim Polres Magelang Kota AKP Rinto Sutopo di Magelang, Kamis (20/6/2019), mengatakan bahwa pihaknya telah mengecek dan memeriksa jasad korban meninggal di RSJ setelah menerima laporan dari keluarga korban. Keluarga Rob Pendi melaporkan ke polisi menyusul ditemukannya luka lebam di seputaran mata korban.
"Kami cek jenazahnya di rumah sakit dan dari hasil pemeriksaan luar ada luka lebam yang dilaporkan tersebut, kemudian kami meminta bantuan dari Kedokteran Forensik RS Bhayangkara Polda Jawa Tengah untuk melaksanakan autopsi," katanya.
AKP Rinto Sutopo menuturkan bahwa pihaknya masih menunggu hasil autopsi meski di kelompak mata dan pinggang kanan korban ada luka lebamnya. Langkah selanjutnya, pihaknya melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab dari luka lebam itu.
"Kalau ada unsur kesengajaan atau ada pelakunya, tentu akan kami proses sesuai dengan hukum yang berlaku," katanya.
Penyidik Reskrim Polres Magelang Kota, kata AKP Rinto Sutopo, telah memeriksa lima orang saksi. "Saat ini ada lima saksi yang kami periksa dari perawat di RSJ dan keluarga korban," katanya.
Berdasarkan keterangan keluarga, kata Rinto Sutopo, saat diantarkan menuju rumah sakit kondisi fisik sehat. "Kalau keterangan keluarga pada saat diantar ke rumah sakit kondisi fisiknya sehat. Memang yang bersangkutan meronta-ronta karena yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara/Solopos.com
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun dalam kasus Chromebook. Kuasa hukum optimistis bebas, pleidoi dijadwalkan awal Juni.
PAD wisata Gunungkidul sudah 72% hingga Mei 2026. Pantai Drini dan Sepanjang jadi penyumbang terbesar, target diprediksi tercapai Juni.
Jemaah haji Indonesia Muhammad Firdaus Ahlan hilang di Makkah. PPIH lakukan pencarian intensif dan gandeng polisi Saudi.
Fabio Di Giannantonio juara MotoGP Catalunya 2026 usai balapan penuh drama. VR46 kian kuat, peluang juara dunia terbuka.
BI-Rate naik 5,25%. Ekonom nilai langkah tepat, rupiah diprediksi menguat ke Rp16.800 per dolar AS.