CEO Microsoft Minta AI Bisa Dimatikan Saat Bertugas
CEO Microsoft Satya Nadella mengusulkan mekanisme darurat untuk menghentikan model AI, disertai audit independen dan transparansi sistem.
Pengunjung beraktivitas di salah satu sudut Stadion Utama Gelora Bung Karno di Senayan, Jakarta, seusai menyaksikan laga Timnas Indonesia vs Islandia di Jakarta, Minggu (14/1). Stadion yang telah diresmikan Presiden Joko Widodo ini diterangi lampu berkekuatan 3.500 lux./JIBI-Dedi Gunawan
Harianjogja.com, JAKARTA--Sejak dibangun gelanggang olahraga bertaraf internasional menjelang Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 1962, Senayan menjadi satu kawasan penting di Jakarta.
Sarana berolahraga tersebut bernama Gelanggang Olahraga (Gelora) Soekarno, yang dibangun pada awal 1960-an atas bantuan Pemerintah Uni Soviet pada era Perdana Menteri Nikita Sergeiwitsj Kruschev.
Nama Senayan, satu kelurahan yang termasuk Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, semakin terkenal setelah di kawasan tersebut dibangun Gedung Majelis Permusyawaratan Rakyat/Dewan Perwakilan Rakyat (MPR/DPR).
Mengapa daerah itu diberi nama Senayan? Zaenuddin HM, menjelaskan dalam buku karyanya berjudul “212 Asal-Usul Djakarta Tempo Doeloe,” setebal 377 halaman yang diterbitkan Ufuk Press pada Oktober 2012.
Nama Senayan berasal dari keadaan wilayahnya pada masa lampau. Pada peta yang diterbitkan Topographische Bureau, Batavia pada 1902, kawasan Senayan masih ditulis Wangsanajan, atau Wangsanayan menurut Ejaan Yang Disempurnakan (EYD).
Kata Wangsanayan berarti tanah tempat tinggal atau tanah milik seseorang yang bernama Wangsanayan.
Sebutan Wangsanayan lambat laun berubah, karena masyarakat lebih mudah melafalkan atau mengucapkannya dengan kata Senayan.
Wangsanayan diyakini sebagai seseorang yang berasal dari Bali, berpangkat Letnan, yang lahir sekitar 1680-an, yang kemudian tinggal di Batavia.
Jadi, asal muasal nama Senayan sebetulnya dari nama orang tersebut hingga kini menjadi salah satu kawasan yang sangat terkenal di Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
CEO Microsoft Satya Nadella mengusulkan mekanisme darurat untuk menghentikan model AI, disertai audit independen dan transparansi sistem.
Gerhana Matahari Total terjadi 2 Agustus 2027 dengan totalitas hingga 6 menit 23 detik. Simak jalur gerhana dan perkiraan waktu pengamatan di Indonesia.
DPMPTSP Sleman mencatat 205 kegiatan usaha kafe pada 2026, tertinggi dalam enam tahun. Namun, angka tersebut belum tentu mencerminkan jumlah kafe aktif.
Shakhtar Donetsk menjamu AEK Athens di Stamford Bridge pada matchday kedua Liga Champions 2026/2027. Simak performa kedua tim dan prediksinya.
JAL, ANA, dan Emirates menawarkan jarak antarkursi hingga 34 inci. Simak daftar 10 maskapai dengan seat pitch luas di kelas ekonomi.
Jonatan Christie dan Putri Kusuma Wardani lolos ke 16 besar Denmark Open 2026 setelah menang dua gim langsung. Jonatan akan menghadapi Alwi Farhan.