Advertisement
Mantan Kakanwil Sebut Romy Minta Mahar
Anggota DPR Fraksi PPP Nonaktif Romahurmuziy berjalan saat akan menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (22/3/2019). - Antara Foto/Reno Esnir
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Mantan PNS Kementerian Agama Roziqi yang juga mertua dari terdakwa Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Haris Hasanudin sempat menyarankan untuk mengurusi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin terkait dengan jawaban Roziqi.
"Saya bilang coba diopeni [diberi atensi], disanguni, maksudnya itu oleh-oleh. Kalau menteri zaman dulu disanguni oleh-oleh itu ciri khas Jatim. Saya enggak bilang sanguni duit, tapi itu sudah budaya," kata Roziqi di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (12/6/2019).
Advertisement
Roziqi menjadi saksi untuk dua terdakwa yaitu Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Haris Hasanudin yang didakwa menyuap Ketua Umum PP nonaktif yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) 2014 sampai 2019 Romahurmizy alias Romy dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin senilai Rp325 juta dan Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Gresik Muh Muafaq Wirahadi yang didakwa menyuap Rommy Rp91,4 juta.
Roziqi juga pernah menjabat Kakanwil Kemenag Jatim 2003 sampai dengan 2009. "Jadi, waktu itu dia [Haris] komunikasi ke saya, saya katakan mbok sangoni ta, maksudnya saat saya komunikasi dengan dia karena dia satu mobil dengan menteri karena saat itu dia sudah lolos posisi ketiga dari pansel terus saya tanya kenapa belum dilantik," tambah Roziqi.
BACA JUGA
Dalam rekaman percakapan antara Roziqi dan Haris yang diputar jaksa penuntut umum (JPU) KPK, Haris mengaku bahwa Menag Lukman Hakim Saifudin akan pasang badan demi melantik Haris sebagai Kakanwil Kemanag Jatim.
"Kalau dulu zaman saya begitu ciri khas Jatim, namanya di Jatim ada kerupuk, batik Madura, itu zaman dahulu kan sekarang ada aturannya," katanya.
Dalam rekaman selanjutnya, Roziqi juga diketahui berpesan kepada Haris agar berhati-hati karena membawa uang. "Jadi, maksud saya hati-hati ini berkaitan jangan sampai urusan duit. Karena ini kan zamannya susah kalo berurusan duit," ungkap Roziqi.
Roziqi mengaku tidak tahu dengan uang dari Haris sebesar Rp250 juta yang diberikan kepada Romy pada tanggal 6 Januari 2019. "Saya betul-betul tidak tahu bawa duit berapa," tambah Roziqi.
Padahal, Roziqi sudah berpesan agar Haris berhati-hati dengan Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Romi. "Saat dia [Haris] bilang lagi di Jakarta mau ketemu Gus Romy saya bilang hati-hati loh. Jangan urusan duit-duit karena saya sudah pernah dengar Mas Rommy begini begini waktu saya di Jombang,” ujar Roziqi.
Mantan Kakanwil Kemenag Jatim ini mengaku kerap mendengar informasi bahwa Romy sering meminta mahar untuk pemilihan kepala daerah di wilayah Jatim. Ia khawatir hal serupa akan menimpa menantunya. "Saya bilang hati-hati sama Gus Romy karena sering dengar ada namanya mahar untuk pemilihan bupati dan sebagainya. Saya bilang hati-hati," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Polisi Ungkap Kronologi Kebakaran Tewaskan Satu Keluarga di Jakbar
- TNI AD Kerahkan 209 Personel Evakuasi Heli Jatuh di Kalbar
- Wajah TNI Tersangka Teror Air Keras Akan Terungkap di Sidang
- Kejagung: Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Terima Suap Rp1,5 Miliar
- Tragedi Kahramanmaras: Siswa Tembaki Kelas, Telan 9 Korban Jiwa
Advertisement
Mantap! Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Kini Bisa di Gunungkidul
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- DIY Masuk Fase Akhir Siklus Gempa Besar, Warga Diminta Waspada
- Harga Kedelai Melonjak, Ancaman Cabut Izin Menguat
- Wajah TNI Tersangka Teror Air Keras Akan Terungkap di Sidang
- Jejak Pencuri Gamelan di Jogja Terungkap Setelah Aksi Kedua
- Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih 2026, Cek Syarat dan Linknya
- PLN Beri Diskon Tambah Daya Listrik Setengah Harga Saat WFH
- Uang Miliaran dan Emas Disita dari Kantor Tersangka TPPU
Advertisement
Advertisement








