Padusan Ramadan 2026, Wisata Air Klaten Siap Diskon
Wisata air Klaten siapkan padusan Ramadan 2026 dengan tambahan rescue, pentas budaya, dan promo tiket tanpa kenaikan harga.
Kendaraan mengular di ruas jalan raya Klaten-Solo wilayah Tegalgondo, Wonosari, Klaten, Kamis (6/6/2019) sekitar pukul 15.00 WIB. (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)
Harianjogja.com, KLATEN -- Arus lalu lintas di jalan raya Klaten-Solo wilayah Tegalgondo, Kecamatan Wonosari, Klaten, padat merayap pada hari kedua Lebaran, Kamis (6/6/2019) siang.
Saking padatnya, jarak 17 km dari Klaten Utara menuju Tegalgondo yang normalnya hanya butuh sekitar 25 menit dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam, harus ditempuh dalam waktu 2 jam.
Pantauan Solopos.com, kepadatan arus lalu lintas terutama terjadi di ruas dari arah Klaten menuju Kartasura atau Solo. Sementara arah sebaliknya terpantau ramai lancar.
Salah satu pengendara, Ryan, mengatakan ia mengendarai mobil dari wilayah Kecamatan Klaten Utara menuju Kartasura sejak pukul 13.00 WIB. Sekitar pukul 15.00 WIB atau dua jam kemudian, ia baru tiba di wilayah Tegalgondo yang berjarak sekitar 17 km di perbatasan Klaten dengan Boyolali dan Sukoharjo.
Ryan menjelaskan sepanjang perjalanan kondisi arus lalu lintas padat merayap. "Titik-titik kepadatananya itu di GOR Gelarsena Klaten, simpang empat RSI Klaten, depan masjid Jombor, Ceper, simpang tiga terminal Penggung, dan setelah pasar Delanggu," kata Ryan saat berbincang dengan Solopos.com di Tegalgondo.
Kepadatan arus lalu lintas tersebut membuat perjalanannya lebih lama dibanding ketika kondisi arus lalu lintas normal. "Biasanya sampai 40-50 menit perjalanan dari rumah sampai Kartasura. Ini luar biasa macetnya," ungkapnya.
Padatnya arus lalu lintas di ruas jalan raya Klaten-Solo juga diakui Sarjono. Warga Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Sleman, DIY, tersebut berangkat dari rumahnya sekitar pukul 13.00 WIB. Sekitar pukul 14.30 WIB, ia baru tiba di wilayah Tegalgondo.
Sarjono berkendara dengan istri dan seorang anaknya. Rencananya, Sarjono mengunjungi orang tuanya di wilayah Nogosari, Boyolali.
"Biasanya itu satu jam 15 menit sudah sampai. Perjalanan kali ini tidak tahu berapa lama karena juga belum perjalanan nanti masih macet atau tidak. Titik-titik macetnya itu di timur pintu masuk Candi Prambanan hingga Gondang. Kemudian dari Subterminal Karang, Delanggu, sampai di Tegalgondo ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Wisata air Klaten siapkan padusan Ramadan 2026 dengan tambahan rescue, pentas budaya, dan promo tiket tanpa kenaikan harga.
Maserati dikabarkan menggandeng Huawei dan JAC Motors untuk mengembangkan mobil listrik di tengah krisis penjualan global.
KIP Kuliah 2026 mulai cair. Simak aturan lengkap penerima bantuan, mulai dari masa bantuan, kerja paruh waktu, hingga risiko pencabutan.
Instagram menghadirkan fitur baru Instants untuk berbagi foto spontan yang hanya bisa dilihat satu kali dan hilang otomatis setelah 24 jam.
Cristiano Ronaldo berpeluang meraih dua trofi bersama Al Nassr akhir pekan ini sambil terus memburu target 1.000 gol karier.
Bekerja sama dengan SMK Bhumi Phala Parakan Temanggung, Astra Motor Yogyakarta menggelar pelatihan Safety Riding intensif bagi para siswa