Advertisement
Upaya Evakuasi Jasad Pendaki di Himalaya Butuh 10 Hari
Pegunungan Himalaya - wikipedia
Advertisement
Harianjogja.com, PITHORAGARH, India – Otoritas resmi India menyatakan evakuasi 5 jasad pendaki yang sebelumnya hilang di Pegunungan Himalaya akibat badai salju membutuhkan waktu 10 hari.
Evakuasi melalui jalur udara akan terus dicoba selain mempertimbangkan untuk menerjunkan tim melalui jalur darat. Namun hal itu mengandung risiko karena masih adanya potensi salju longsor.
Advertisement
Sebelumnya, evakuasi pada Rabu (5/6/2019) gagal lantaran helikopter yang digunakan mengalami gangguan teknis.
Sebanyak delapan pendaki dilaporkan hilang pada Jumat pekan lalu yang terdiri dari 4 orang warga negara Inggris, 2 dari AS, serta masing-masing 1 orang dari Australia dan India.
Mereka diketahui tak kembali ke base camp di sekitar Nanda Devi, gunung tertinggi ke-2 di India. Para pendaki itu diduga terjebak longsoran salju.
Pada Senin (3/6/2019), helikopter militer India menemukan 5 jasad yang sebagian terkubur salju di salah satu lereng.
“Belum ada jasad yang bisa dievakuasi dari tiga tempat yang sudah diketahui,” ujar Vijay K. Jogdande, salah satu pejabat pemerintah setempat, seperti dilansir Reuters, Rabu (5/6/2019).
Adapun status tiga pendaki lainnya sampai saat ini masih belum diketahui.
Sejauh ini sudah lebih dari 20 orang tewas di pegunungan itu, 11 di antaranya di Mount Everest. Hanya segelintir pendaki yang berhasil menaklukkan Gunung Nanda Devi, setinggi 7.816 meter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ketegangan Memuncak di Lebanon, Pasukan Indonesia Jadi Korban
- Padam Lampu 1 Jam, Pertamina Hemat Energi Setara 2.000 Liter BBM
- PP Tunas Berlaku, Ombudsman Tekankan Literasi & Perlindungan Anak
- Patroli China di Laut China Selatan Ancam Energi RI
- Wisatawan Lumajang Tersambar Petir, Satu Tewas di Pantai Bambang
Advertisement
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Rusia Stop Ekspor BBM, Harga Pertalite RI Terancam?
- 144 Penyakit Ditanggung BPJS, Ini Daftar Lengkapnya
- Patroli China di Laut China Selatan Ancam Energi RI
- Puncak Arus Balik, Penumpang YIA Tembus 17 Ribu
- Anggaran Bantul Dipangkas, Program Prioritas Jadi Fokus
- Rumah Warga Pandes Bantul Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp80 Juta
- Haji 2026 Sleman Aman, 1.650 Jemaah Siap Berangkat
Advertisement
Advertisement








