Sang Jenderal SBY Berkisah: Air Mata Saya Sempat Jatuh. Air Mata Cinta, Air Mata Kasih, Air Mata Sayang

Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama mendiang istrinya Ani Yudhoyono yang tengah dirawat di National University Hospital. - Instagram
01 Juni 2019 20:47 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, SINGAPURA--Usai melawan penyakit kanker darah, Mantan Ibu Negara Ani Yudhoyono berpulang ke rahmatullah di National University Hospital Singapura, Sabtu (1/6/2019).

Di jagat maya, beredar rekaman video ketika sang suami, Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan seluruh keluarga berkumpul mengelilingi jenazah Ani Yudhoyono di ruang ICU rumah sakit tersebut.

Isak tangis terdengar di ruangan itu. Suasana haru menyeruak mengiringi kepergian Ani Yudhoyono yang tampak terbaring di ranjang rumah sakit. Terlihat wajah Ani Yudhoyono pun belum ditutup.

SBY tampak berdiri tepat di sebelah kiri jenazah Ani Yudhoyono. Di depan para anggota keluarga, SBY yang mengenakan pakaian serba putih, mengusap-mengusap kepala dan rambut Ani Yudhoyono.

Momen mengharukan ini disaksikan oleh seluruh anggota keluarga, tak terkecuali kedua putra mereka: si bungsu Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas dan si sulung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Dengan ucapan yang terbata-bata, SBY sempat mengisahkan momen-momen terakhir, ketika berkomunikasi dengan istrinya meski dalam kondisi ditidurkan sebelum meninggal dunia.

"Tadi kembalinya tenang sekali. Saya berkomunikasi yang terakhir. Panjang lebar. Meskipun deep sleep, air matanya di sini [sambil menunjuk ujung pelipis mata kiri Ani Yudhoyono]," ujar SBY.

SBY berbicara lirih sambil menunjuk dadanya, "Seolah ada pertautan batin. Air mata saya pun sempat jatuh. Air mata cinta, air mata kasih, air mata sayang."

Sumber : suara.com