Advertisement
Puncak Arus Mudik Mulai Dini Hari Nanti, Kendaraan Pribadi Diprediksi 10,61 Juta
Kendaraan antre memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama, Jawa Barat, Kamis (30/5/2019). - Antara/Rivan Awal Lingga
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan jumlah kendaraan pribadi yang digunakan saat mudik 2019 naik 13,09% daripada 2018.
“Sekarang jumlahnya 10,61 juta,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Cucu Mulyana, Kamis (30/5/2019).
Advertisement
Berdasarkan data Kemenhub, jumlah kendaraan pribadi yang digunakan saat arus mudik 2018 hanya 9,38 juta. Jumlah kendaraan roda dua, jumlahnya diprediksi meningkat 10,78% pada tahun ini menjadi 6,85 juta unit. Sebelumnya, pada tahun lalu jumlahnya 6,19 juta unit.
Adapun kendaraan roda empat meningkat 17,59% pada tahun ini menjadi 3,76 juta unit atau naik dari 3,19 juta kendaraan pada 2018.
Kemenhub menyebut puncak arus mudik 2019 akan terjadi pada Jumat, (31/5/2019) dini hari. Sejumlah jalur yang akan menjadi langganan mudik diperkirakan akan dipenuhi kendaraan. Cucu Mulyana mengaku sudah mempersiapkan koordinasi dengan para petugas Dishub untuk puncak arus mudik.
“Mulai pukul 00.01, 31 Mei 2019 itu sudah dikatakan puncak arus mudik. Kami sudah persiapkan,” ujar Cucu di Kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, Kamis (30/5/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
KA Bandara YIA Xpress Kembali Layani Rute Langsung dari Tugu
Advertisement
Museum Iptek Hainan Dibuka, Tawarkan Wisata Sains Imersif
Advertisement
Berita Populer
- Harga Emas Antam Turun Rp6.000, Kini Rp2,663 Juta per Gram
- Kemenhaj Terapkan Diklat Semimiliter Petugas Haji
- Situs Pasir Angin, Warisan Sejarah dari Prasejarah hingga Kolonial
- Banjir Rel Pekalongan, Sejumlah KA Dialihkan Lewat Jalur Selatan
- Politisi Jerman Usul Boikot Piala Dunia 2026 soal Greenland
- BNPB Prioritaskan Keselamatan Warga Longsor Jepara
- Potensi Wisata dan Kampus Dorong Kuliner Kekinian Bantul
Advertisement
Advertisement



