Polrestabes Semarang Optimistis Ungkap Misteri Mayat Tanpa Kepala dan Terbakar
Penemuan mayat tanpa kepala dan dalam kondisi hangus terbakar di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang, Kamis (8/9/2022), hingga kini masih menjadi misteri.
Kasatreskrim Polres Wonogiri, AKP Aditia Mulya Ramdhani. (Solopos-Rudi Hartono)
Harianjogja.com, SEMARANG--Kondisi AKP Aditia Mulya Ramdani, perwira polisi yang sebelumnya menjabat sebagai Kasatreskrim Polres Wonogiri, berangsur membaik. Informasi ini disampaikan oleh Kapolda Jawa Tengah (Jateng), Irjen Pol. Ryco Amelza Dahniel.
Perwira yang mestinya menjabat sebagai Kapolsek Semarang Tengah itu saat ini tak lagi dibantu alat pernafasan. Meski demikian, Aditia masih belum sadarkan diri.
“Kondisinya stabil. Nafasnya sudah tidak pakai alat bantu,” ujar Ryco seusai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi (OKC) 2019 di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Selasa (28/5/2019).
AKP Aditia mengalami koma setelah menjadi korban pengeroyokan sejumlah orang saat berupaya menghalau bentrok antarmassa perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dengan Persaudaraan Setia Hati Tunas Muda Winongo atau SH Winongo, Kamis (9/5/2019) dini hari. Saat kejadian itu, AKP Aditia mengenakan baju preman dan terpisah dari anggotanya.
Seusai pengeroyokan itu, AKP Aditia sempat dirawat di RS dr. Oen Solo Baru. Namun, kondisinya tak kunjung membaik hingga dilarikan ke Singapore General Hospital (SGH), Singapura, untuk menjalani perawatan intensif.
Sementara itu, aparat kepolisian telah menetapkan 21 tersangka atas kasus pengeroyokan atau penganiayaan terhadap mantan Kasatreskrim Polres Wonogiri itu. Meski demikian, dari 21 tersangka itu hanya 11 orang yang ditahan. Sisanya, hanya dikenai sanksi wajib lapor.
Informasi yang dihimpun Semarangpos.com, 10 tersangka yang dikenai wajib lapor itu masih berstatus pelajar. “21 tersangka, 11 kita tahan. 10 kita kenakan wajib lapor karena masih di bawah umur,” ujar Ryco.
Selain itu, polisi juga mendapatkan barang bukti tambahan. Barang bukti yang diamankan, lanjut Rycko, yakni batu, kayu dan alat pemukul hingga sebilah pedang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Penemuan mayat tanpa kepala dan dalam kondisi hangus terbakar di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang, Kamis (8/9/2022), hingga kini masih menjadi misteri.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini digelar di Kantor PJR Prambanan mulai pukul 08.30–13.00 WIB. Berikut syarat perpanjangan SIM.
Inter Milan gagal menang setelah ditahan Hellas Verona 1-1 pada pekan ke-37 Liga Italia 2025/2026 di Giuseppe Meazza.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.