Advertisement
CCTV Dipasang di Depan Mako Brimob Petamburan Setelah Kerusuhan 22 Mei
Sejumlah mobil terbakar akibat demo rusuh di Komplek Asrama Brimob, Petamburan, Jakarta, Rabu (22/5/2019). - Ist/Antara.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Satu unit Closed Circuit Television (CCTV) atau kamera pengawas dipasang di depan Asrama Brimob, Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Barat.
Belum diketahui CCTV yang dipasang pascakericuhan 22 Mei itu milik siapa, apakah pemerintah DKI Jakarta atau pihak kepolisian setempat. "Siang tadi dipasang setelah selesai shalat Jumat," kata warga setempat kepada Antara, Jumat (24/5/2019) malam.
Advertisement
Sebelumnya, Pemerintah DKI Jakarta mengklaim memiliki ribuan CCTV yang masuk program Jakarta Smart City. Program itu juga diklaim dapat mempermudah kinerja pemerintah agar cepat merespons keluhan warga.
Warga Jakarta dapat memantau jalanan dengan mengakses link smartcity.jakarta.go.id/maps dan membuka menu CCTV.
BACA JUGA
Situasi di Asrama Brimob Petamburan pascakericuhan massa sudah kembali normal. Para pedagang di sekitar Jalan KS Tubun pun sudah kembali berjualan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
Advertisement
Gubernur Banten Lepas 1.570 Pemudik IKG Menuju Gunungkidul
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Mobil Daihatsu Zebra di Magetan Hangus Terbakar di Teras Rumah
- Kecelakaan Beruntun, Bus Budiman Tabrak 4 Kendaraan di Rancaekek
- Mudik Bersama Honda Masuk Tahun ke-18, Ribuan Pemudik Tiba di Jogja
- Skandal IPO: OJK Hukum Benny Tjokrosaputro Seumur Hidup
- Indonesia Kutuk Invasi Israel ke Lebanon: Langgar Hukum Internasional
- KPK Ingatkan Kepala Daerah Tak Wajib Beri THR ke Pihak Eksternal
- Pemerintah Kutuk Keras Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS
Advertisement
Advertisement








