Jokowi Ditetapkan sebagai Pemenang Pilpres 2019, Ini Harapan PGRI...

Ilustrasi Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, menyerahkan hadiah kepada sejumlah guru berprestasi dalam upacara peringatan Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun ke-73 PGRI, Senin (26/11/2018). - harian Jogja/Uli Febriarni
22 Mei 2019 00:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifah Rosyidi mengatakan pemerintahan baru bisa membenahi tata kelola pendidikan yang ada di Tanah Air.

"Kami ucapkan selamat kepada Presiden Jokowi yang terpilih kembali untuk periode kedua dan kami juga mengucapkan terimakasih kepada Komisi Pemilihan Umum [KPU] yang telah sukses menyelenggarakan pemilu dengan baik," ujar Unifah di Jakarta, Selasa (21/5/2019).

Dia menambahkan ke depan perlunya perbaikan ekosistem tata kelola pendidikan agar berkeadilan antara pusat dan daerah. Unifah memberi contoh Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang sering telat akibatnya banyak sekolah kesulitan untuk membayar listrik dan operasional sekolah. Bahkan terkadang sekolah terpaksa mengutang karena BOS nya yang telat.

"Begitu kalau di suatu daerah, belum selesai laporannya maka sekolah lain belum bisa menerimanya. Untuk itu, kami minta agar pemerintahan yang baru yakni Jokowi-KH Ma'ruf memperbaikinya,"tambah dia.

Selain itu juga pembagian kewenangan pendidikan dasar dan menengah, yang menurutnya perlu dievaluasi kembali karena menimbulkan pemisahan tanggung jawab antardaerah. Padahal seharusnya pendidikan merupakan tanggung jawab bersama dan tidak saling melempar tanggung jawab.

"Tentang guru juga perlu dievaluasi, kajian bagaimana kualitas guru meningkat, tunjangan prestasi tepat waktu dan bagaimana peran pusat lebih banyak lagi," katanya.

Dengan adanya ekosistem tata keloa pendidikan yang baik maka akan tercipta pendidika bermutu dan guru bisa menjadi manajer pembelajaran yang memiliki karakter pembelajar sepanjang hayat.

Sumber : Antara