Advertisement
Pilot Maskapai Penerbangan Swasta Ditangkap Kasus Ujaran Kebencian, Ini Kata Menhub…
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi V DPR di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/9/2018). - Antara/Hafidz Mubarak A
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendukung langkah kepolisian mengambil tindakan hukum terhadap seorang pilot maskapai penerbangan swasta berinisial IR.
Seperti diketahui, IR ditangkap Polres Metro Jakarta Barat lantaran diduga menyebarkan ujaran kebencian dan hasutan melalui media sosial.
Advertisement
IR diduga menghasut masyarakat untuk melakukan perlawanan melalui aksi massa pada 22 Mei 2019. Selain menghasut IR diduga menyebarkan konten hoaks.
"Saya mendukung apa yang dilakukan oleh Polri untuk menginterogasi yang bersangkutan," ujar Menhub Budi Karya di Kementerian Kominfo, Jakarta, Senin (20/5/2019).
Menhub Budi Karya mengimbau para pilot agar tidak melakukan penghasutan dan penyebaran konten hoaks. "Saya mengimbau bagi semua pilot tidak masuk dalam ranah itu. Kita orang profesional, kita orang yang melayani masyarakat," tuturnya.
Terkait kemungkinan adanya sanksi terhadap IR, Menhub Budi Karya mengatakan pihaknya masih akan melakukan evalusasi. Menurutnya sudah ada tim yang dibentuk untuk menilai sanksi dan rekomendasi sebelum dibuat keputusan.
"Tentu ada tim yang membahas, rekomendasi itu yang akan saya ambil menjadi keputusan," tegas Menhub Budi Karya Sumadi.
Sebelumnya, Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Edy Suranta Sitepu mengatakan, polisi menangkap IR di Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (18/5/2019).
"Saat ini masih kami dalami motif pelaku menyebarkan ujaran kebencian atau hate speech di medsos," kata Edy saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (19/5/2019).
Selain mengunggah konten yang mengandung hasutan dan mengandung teror, IR juga menyebarkan konten hoaks seperti "Polri Siap Tembak di tempat perusuh NKRI
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Belum Tahan Yaqut dan Gus Alex, Tunggu Proses Lengkap
- Yaqut Resmi Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Segini Daftar Kekayaannya
- Bahlil: Tambang untuk Ormas Tetap Jalan Meski Diuji MK
- Ketegangan Baru: Uni Eropa Kritik Klaim Donald Trump atas Greenland
- Pencurian Baut Rel di Blitar Ancam Keselamatan Kereta
Advertisement
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
- Pemkot Jogja Bangun Dua RTH Baru 2026, Usung Sejarah dan Edukasi
- Jadwal KA Bandara Jogja Hari Ini, Jumat 9 Januari 2026
- Trump Ancam Iran Jika Tindas Demonstran, Ketegangan Memuncak
- Top 10 News Harianjogja.com, Hari Ini: Kelok 23 Sampai Konglomerat
- Jenderal Paspampres Venezuela Dicopot Usai Penangkapan Maduro
- Jadwal SIM Keliling Sleman, Jumat 9 Januari 2026
- Senat AS Kunci Langkah Militer Trump ke Venezuela
Advertisement
Advertisement





