Mulai 24 Mei, Kondisi Jalan Nasional Siap Dilalui Pemudik

Jalan nasional - Ilustrasi/Bisnis.com
20 Mei 2019 12:57 WIB Rivki Maulana News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA -- Menjelang lebaran, infrastruktur untuk mendukung aktivitas masyarakat disiapkan. Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan kondisi jalan nasional siap digunakan pemudik pada masa angkutan lebaran 2019. Kondisi jalan yang kurang mantap telah diperbaiki.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR jaringan jalan nasional baik jalan tol maupun jalan bukan tol telah ditinjau kesiapannya. Beberapa ruas yang kondisinya kurang mantap telah diperbaiki.

Dia menambahkan, kontraktor pelaksana tengah fokus memperbaiki kondisi jalan berupa penambahan (patching), pengupasan permukaan jalan (cold milling), maupun perkerasan tambahan (overlay).  "Kami optimistis tanggal 24 Mei ini kondisi jalan nasional sudah baik untuk melayani mudik dan balik," ujarnya pekan lalu.

Dia menuturkan, sejak pekan lalu Menteri PUPR telah menginstruksikan pejabat eselon 1 kementerian untuk  mengecek langsung kondisi jalan nasional  dan melakukan cek jalur lebaran.

Di Banten dan Jawa Barat, kondisi jalan nasional bukan tol dinyatakan siap dilalui pemudik. Kementerian PUPR telah meninjau jalan nasional di lintas Barat hingga Selatan Banten, mulai dari Tangerang-Merak-Bayah.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI, Hari Suko mengatakan pada lintas Jakarta-Merak sedang dilakukan paket  paket preservasi (long segmen) Jalan Lingkar Barat -Bts. Kota  Serang-Bts. kota Tangerang. Lintas ini merupakan jalur utama menuju Merak tanpa melalui jalan tol. "Ini biasanya dilewati pemudik motor ke Sumatra. Kami akan hentikan pekerjaan patching dan sebagainya pada H-10 lebaran," ujarnya.

Di lintas Bayah hingga Sukabumi, BBPJN VI juga menjamin jalan nasional bisa dilalui pemudik. Jalur ini menghubungkan banyak destinasi wisata seperti  Pantai Carita, Pantai Anyer, dan Pantai Tanjung Lesung. Selanjutnya Pantai Karanghawu, Pantai Citepus, Pantai Cimaja, dan Rafting Citarik.

Sementara itu, di jalur pantai utara Jawa atau pantura, Kementerian PUPR menaksir kesiapan jalan nasional bukan tol telah mencapai 90 persen. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang meninjau kondisi jalan di pantura menyebut perbaikan tinggal menyisakan pekerjaan penambahan. "Selain itu perlu pengecatan media, pembersihan rumput di trotoar, dan sebagainya," ujar Loly.

Sementara itu, di Sumatra pekerjaan penambalan lubang di jalan terus dilakukan oleh BBPJN V.

Kepala BBPJN V Kgs Syaiful Anwar mengatakan pihaknya sudah menutup 1.900 lubang dari total 2.500 lubang di jalan lintas timur Sumatra atau jalintim.

Dia menargetkan, kondisi jalan berlubang sudah bisa diatasi pada H-10 Idulfitri sehingga pengguna jalan bias melinta dengan aman. Secara keseluruhan, panjang jalintim mencapai 410,71 kilometer. Jalintim menghubungkan tiga provinsi, yakni Jambi, Sumatra Selatan, dan Lampung.

Sumber : Bisnis.com