Rafale Ikut Manuver HUT Ke-81 RI, Punya Kecepatan Mach 1,8
Pesawat tempur Dassault Rafale ikut manuver 81 pesawat pada HUT Ke-81 RI. Simak spesifikasi, performa, mesin, dan persenjataannya.
Foto aerial Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Rabu (2/1/2019)./Bisnis-Nurul Hidayat
Harianjogja.com, JAKARTA--Demi meningkatkan kenyamanan dan keamanan penumpang yang menggunakan angkutan bus, Kementerian Perhubungan berkomitmen memperbaiki dan merenovasi terminal-terminal tipe A di seluruh Indonesia.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan hal tersebut pada acara Silaturahmi dan buka puasa bersama dengan Operator Bus AKAP di ruang Nanggala, Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Jakarta (17/5/2019).
“Dalam jangka menengah kami memang berencana untuk merenovasi dan memperbaiki terminal-terminal tipe A di seluruh Indonesia. Selama ini kami tidak dapat anggaran, tapi tahun depan mungkin akan dapat alokasi anggaran yang memadai,” ujar Menhub seperti dikutip dari website resmi kementerian.
Menhub berjanji akan bicara dengan Menteri Keuangan terkait anggaran renovasi terminal ini. Ia yakin bisa mendapatkan anggaran yang sesuai dengan kebutuhan.
“Anggarannya kita harapkan dapat yang besar. Bila dapat katakanlah Rp500 miliar, masing-masing terminal bisa dapat Rp10 miliar. Minimal di terminal itu ada lounge, WC yang bagus dan nyaman. Karena banyak sekali terminal yang masih perlu perbaikan. Karena ini juga ada kaitannya dengan pariwisata di daerah,” sebutnya.
Selain perbaikan terminal Menhub juga meminta kepada pengusaha bus untuk memperbaiki level of service, yakni memperbaiki bus.
“kalau busnya sudah reot, orang tidak akan mau naik, tapi kalau busnya “kinclong” orang akan tertarik,” ujarnya.
Menhub menambahkan bahwa keinginan untuk mengembangkan bus sebagai angkutan utama sudah ada sejak tahun lalu. Karena kebanyakan yang naik bus ini adalah masyarakat menengah ke bawah.
“Keinginan kami mengembangkan bus sebagai angkutan utama sudah ada sejak tahun yang lalu, terbukti ada beberapa produk yang mencoba dengan kelas khusus itu sukses. Jadi dia buat bus baru dengan tarif yang mahal itu relatif sukses. Bahwasanya mobil pribadi menjadi favorit sekarang itu mungkin. Tapi untuk jangka panjang minimal tahun depan itu tidak terjadi lagi. Kita tahu bahwa permintaan akan bus ini naik tiga kali lipat, berita itu menggembirakan untuk kita, karena mereka tidak memilih kendaraan pribadi, kendaraan pribadi memang membuat kemacetan, resiko lalu lintasnya juga banyak, kita kan tidak bisa memaksa hak individu untuk menggunakan kendaraan pribadi, jadi kita mengedukasi agar kita prefer dengan angkutan massal khususnya bus,” pungkasnya.
Sementara itu pada kesempatan yang sama Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi menyampaikan bahwa sesuai kebijakan baru pihaknya akan memperpanjang usia armada angkutan umum dari sebelumnya 5 tahun menjadi 10 tahun. Dengan begitu, pengusaha bisa lebih menghemat biaya investasinya. Menurutnya langkah ini diambil sebagai upaya mengurangi bahkan menghilangkan angkutan umum gelap.
Konsekuensi dari penambahan umur kendaraan ini, setiap Perusahaan Otobus (PO) harus mempunyai sistem manajemen keselamatan (SMK), serta disetiap unit bus harus dipasang GPS.
“Usia kendaraan diperpanjang, tapi aturannya akan diperketat. Dengan SMK dan GPS disetiap unit bus tersebut, dimaksudkan agar bisa meningkatkan keselamatan transportasi jalan,” ucap Dirjen Budi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Pesawat tempur Dassault Rafale ikut manuver 81 pesawat pada HUT Ke-81 RI. Simak spesifikasi, performa, mesin, dan persenjataannya.
Sebanyak 1.001 pembatik meramaikan Malioboro lewat Simfoni 1001 Pembatik, mengajak masyarakat mengenal proses dan budaya batik.
Angka pernikahan di Kota Jogja terus menurun. Kemenag mencatat rata-rata perempuan menikah usia 22-25 tahun dan laki-laki 25-28 tahun.
Pawukon merupakan bagian dari penanggalan Jawa yang mengenal 30 wuku. Simak perbedaan Pawukon, wuku, dan weton.
Sebanyak 7.990 atlet akan mengikuti Porprov Jateng 2026 dan memperebutkan 2.769 medali dari 58 cabang olahraga.
Gempa M6,1 mengguncang Sumba Barat Daya, NTT, Minggu pagi. Guncangan terasa hingga Manggarai Barat dan tidak berpotensi tsunami.