Persiapan Arus Mudik, 2 Menteri Cek Tol Lampung - Palembang

Ilustrasi jalan tol. - JIBI/M. Ferri Setiawan
11 Mei 2019 20:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, PALEMBANG - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau proyek Jalan Tol Ruas Pematang Panggang-Kayu Agung. Hal ini dilakukan untuk kebutuhan persiapan masa arus mudik dan balik Lebaran 2019.

Adapun Pematang Panggang-Kayu Agung merupakan ruas tol yang menjadi bagian dari Tol Lampung-Palembang, proyek Tol Trans Sumatera. Nantinya ruas tol sepanjang 77 kilometer (km) itu bakal beroperasi secara fungsional saat libur Lebaran.

Pantauan Okezone pada Sabtu (11/5/2019), kedua Menteri Kabinet Kerja itu melakukan peninjauan dengan menggunakan helikopter Basarnas, kemudian tiba di ruas yang akan menjadi Gerbang Tol Kayu Agung. Dalam tinjauan itu, hadir pula Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi dan Kepala Basarnas Bagus Puruhito.

Ruas jalan Tol Kayu Agung sendiri nampak sudah berbentuk cor beton, sedangkan pada bagian gerbang tol dan seterusnya masih agregat atau dipenuhi batu kerikil, bergelombang, dan berdebu.

Dalam kesempatan tersebut, Budi dan Basuki mendengarkan penjelasan langsung oleh Heri Supriyadi SPV Infra 1 Waskita Karya. Dia menyatakan, sepanjang 77 km jalur A atau sisi kiri dari arah Jakarta sudah berbentuk aspal atau rigid.

"Salah satu yang harus kita selesaikan hingga pertengahan bulan kedepan yakni bagian Jembatan Sodong sepanjang 4 km itu ada 1,7 km yang perlu dikejar pengaspalannya," jelas Heri.

Selain itu, ruas tol Kayu Agung-Palembang sepanjang 33 km juga dipersiapkan untuk digunakan secara fungsional. Pihaknya pun terus mendorong percepatan perbaikan diseluruh ruas jalan, sehingga dipastikan pada arus mudik yang dimulai 30 Juni 2019 bisa digunakan secara fungsional.

Menhub Budi Karya menyatakan, dengan tol fungsional ini maka waktu tempuh Bakauheni hingga Palembang hanya memakan waktu hingga 7 jam saja. Di mana jika lewat jalan nasional memakan waktu hingga 12 jam.

"Dengan fungsional ini bisa ditempuh jadi tujuh jam dari Bakauheni - Palembang. Ini luar biasa," ungkapnya.

Dia menambahkan, tol fungsional akan dibuka pada pukul 06.00-18.00 WIB, hal ini untuk mengantisipasi tidak adanya penerangan di malam hari. "Jadi ini dioperasikan siang, kendala di lampu jalan tidak ada. Nanti itu akan dibawah koordinasi Kakorlantas," kata dia.

Nantinya, mulai arus mudik Lebaran jalan tol Trans Sumatera sepanjang 503 kilometer (km) bisa digunakan, terdiri dari tol operasional sepanjang 278 km dan tol fungsional sepanjang 225 km. “Terbanggi Besar - Kayu Agung - Palembang itu bisa fungsional. Kalau Bakauheni - Terbanggi besar sudah operasional," ujar Basuki Hadimuljono.

Basuki pun meminta, bagian jalan dari Kayu Agung-Palembang yang masih agregrat untuk tidak berdebu ketika digunakan fungsional. "Tadi dilaporkan juga masih ada 4 km yang agregat tapi saya minta tidak berdebu. Selain itu aspal semua," katanya.

Sumber : Okezone.com