8 Orang Hilang di Selat Sunda, Sektor X Jadi Fokus Pencarian Hari Ketujuh
Pencarian 8 orang hilang di Selat Sunda memasuki hari ketujuh. SAR mengerahkan 18 kapal dan 1 helikopter, dengan fokus di Sektor X.
Longsoran tebing yang menimpa bagian rumah Ahmad Rodhli Setyoko di Dusun Kikis, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Sabtu (23/3/2019)./Istimewa-BPBD Sleman
Harianjogja.com, BENGKULU--Tim gabungan telah menghentikan pencarian empat korban longsor di wilayah Bengkulu Tengah setelah tujuh hari kejadian.
"Sampai dengan hari ini pencarian dan pertolongan dilaksanakan selama tujuh hari sesuai SOP kita," kata Kepala Sub Seksi Operasi Kantor SAR Bengkulu, Julhendri. di posko pusat bantuan dan penanganan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Senin (6/5/2019).
Ia mengatakan tim SAR telah berkordinasi dengan pihak BPBD dan keluarga korban juga telah mengikhlaskan korban yang tertimbun. Pencarian korban telah dihentikan namun jika ada tanda tanda dari masyarakat maka tim akan siap untuk mengerahkan bantuan.
Kepala BPBD Provinsi Bengkulu, Rusdi Bakar mengatakan bahwa saat ini memasuki masa pemulihan setelah masa tanggap darurat.
Pada masa transisi dan pemulihan, selama satu bulan posko induk masih akan dibuka untuk menerima semua bantuan dari semua pihak untuk selanjutnya disalurkan bagi warga terdampak.
Hingga saat ini kata dia , tercatat 24 orang meninggal dunia, korban hilang ada empat orang, korban luka parah dua orang dan luka ringan dua orang.
Berikut daftar nama korban yang hilang, Tumini, 60, warga Desa Maje Kabupaten Kaur, Rohim, 55, warga Simpang Kota Dingin Kabupaten Kepahiang, Lahidin warga Desa Rajak Besi Kecamatan Merigi Sakti Kabupaten Bengkulu Tengah dan Canelo Alfareza warga Desa Susup Kecamatan Merigi Sakti Kabupaten Bengkulu Tengah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pencarian 8 orang hilang di Selat Sunda memasuki hari ketujuh. SAR mengerahkan 18 kapal dan 1 helikopter, dengan fokus di Sektor X.
DPAD DIY kembali menggelar workshop perbaikan buku rusak karena minat masyarakat membaca buku fisik masih tinggi.
Menkeu Purbaya siapkan sekitar Rp31,1 triliun untuk mengalihkan pembayaran gaji PPPK daerah ke pemerintah pusat mulai Januari 2027.
DPRD Kota Jogja mulai mengarahkan tamu kunjungan kerja ke kampung wisata untuk mengenalkan produk lokal dan mendorong ekonomi masyarakat.
YIA menyalurkan Rp100 juta untuk penanganan stunting 115 balita di Kulonprogo melalui PMT, multivitamin, edukasi, dan ayam petelur.
BPBD Kota Jogja menyiapkan sistem notifikasi banjir langsung ke HP warga melalui jaringan seluler untuk mempercepat peringatan dini.