Iran dan Oman Sepakati Rute Pelayaran, Hormuz Belum Normal
Iran dan Oman menyepakati peta rute pelayaran Selat Hormuz setelah perundingan teknis selama tiga bulan, tetapi jalur belum sepenuhnya normal.
Ilustrasi suasana usai penangkapan seorang terduga teroris di Jalan Perumnas, Dusun Ngropoh, Desa Condongcatur, Depok Sleman, pada Rabu (18/7/2018). /Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, JAKARTA--Jajaran pimpinan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melakukan silaturahmi ke Yayasan Lingkar Perdamaian (YLP) yang dipimpin mantan teroris Ali Fauzi serta mengunjungi napi terorisme Umar Patek, Jumat (3/5/2019).
Rombongan yang dipimpin Kepala BNPT Komjen Pol. Suhardi Alius datang ke TKP di Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, diterima langsung oleh Ali Fauzi Manzi yang tak lain adalah adik kandung dari terpidana seumur hidup Ali Imron serta terpidana mati Muklas alias Ali Gufron dan Amrozi dalam kasus Bom Bali I.
Usai dari YLP yang berisikan para mantan napi teroris dan mantan kombatan dalam kasus terorisme, Kepala BNPT dan rombongan mengunjungi terpidana 20 tahun penjara dalam kasus yang sama, Umar Patek, yang sedang menjalani masa pidanaya di Lapas Kelas 1 Surabaya di Porong, Kabupaten Sidoarjo.
Dikutip dari siaran pers, Kepala BNPT Komjen Pol. Suhardi Alius menjelaskan silaturahmi itu merupakan upaya dalam membangun rasa kekeluargaan dengan mantan napiter.
"Mereka adalah mantan napiter yang sudah baik, beserta keluarganya dan menjadi saudara-saudara kita. Kekeluargaan harus kita jaga," kata Suhardi.
Menurut dia, upaya Yayasan Lingkar Perdamaian dalam menyebarkan paham moderat luar biasa, bahkan banyak mantan napiter yang dijemput, ditampung, serta diberikan akses ekonomi.
Kepala BNPT berharap apa yang telah dilakukan oleh YLP bisa menjadi embrio yang bagus karena YLP ini telah menjadi rujukan dan role model oleh dunia internasional.
"Inilah contoh yang harus kita gelorakan di republik ini sehingga mereka yang dahulu tidak mengenal nasionalisme dan kebangsaan, sekarang cinta NKRI dan mau menjadi duta kita," ujarnya.
Ketika mengunjungi Umar Patek di Lapas Porong, Kepala BNPT mengatakan bahwa apa yang dilakukannya bersama jajarannya adalah bukti kehadiran negara dalam program deradikalisasi. Para napiter maupun mantan napiter yang sudah bertobat akan diberikan bantuan sehingga nantinya akan mempermudah mereka.
"Ini kita buktikan pada Bapak Umar Patek bahwa negara hadir dalam rangka program deradikalisasi. Salah satu program pokok BNPT adalah deradikalisasi, bagaimana teman-teman yang sudah kembali, baik itu di dalam dan di luar lapas, akan kita rangkul dengan baik," ujar Suhardi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Iran dan Oman menyepakati peta rute pelayaran Selat Hormuz setelah perundingan teknis selama tiga bulan, tetapi jalur belum sepenuhnya normal.
Pembangunan kawasan yudikatif IKN terus dikebut dan ditargetkan rampung 2027, dengan progres Gedung MA 12,5 persen.
Erwin Gutawa menggarap aransemen baru lagu Hari Merdeka dengan angklung bersama Manshur Praditya untuk HUT ke-81 RI.
Sebanyak 38 anggota Paskibraka DIY siap bertugas mengibarkan bendera pada upacara HUT ke-81 RI di Istana Kepresidenan Jogja.
Pemerintah membentuk posko terpadu untuk menangani gempa NTT dan mempercepat pemulihan jalan, jembatan, rumah sakit, listrik, serta internet.
Dua Pos Lantas di Surabaya dilempari bom molotov. Polisi menangkap pelaku dan masih menyelidiki motif serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.