Fantastis, Harga Cabai Lalapan di Wonogiri Capai Harga Tertinggi dalam Sejarah
Harga cabai rawit hijau botol atau cabai lalapandi pasar tradisional Wonogirinaik hingga mencapai Rp50.000/kg sejak sepekan lalu.
Nurwanto (kiri), 43, tersangka kedua kasus pembunuhan calon anggota DPRD Sragen dari Partai Golkar, Sugimin, diperiksa Kasatreskrim Polres Wonogiri, AKP Aditia Mulya Ramdhani, di Mapolres, Kamis (2/5/2019). (Solopos/Rudi Hartono)
Harianjogja.com, WONOGIRI -- Penyidikan kasus pembunuhan Caleg Sragen mengungkapkan bagaimana korban dihabisi secara sadis.
Tersangka kedua kasus pembunuhan calon anggota legislatif (caleg) DPRD Sragen dari Partai Golkar Sugimin, Nurwanto, mengakui dialah yang meracik racun tikus dengan mencampurnya ke kapsul obat diare yang mengakhiri hidup Sugimin, pada 16 April lalu.
Pengakuan itu disampaikan Sugimin kepada penyidik Polres Wonogiri seusai ditahan di Mapolres Wonogiri sejak Selasa (30/4/2019). Dari hasil pemeriksaan itu, penyidik mendapati fakta bahwa Sugimin, 52, meninggal dunia setelah meminum dua butir kapsul obat diare berisi racun tikus hasil racikan Nurwanto, 43.
Pria yang juga suami tersangka utama, Nurhayati, 41, itu memasukkan dua setengah bungkus racun tikus berbentuk serbuk ke kapsul obat diare beberapa jam sebelum Sugimin dibawa ke Giriwoyo, Wonogiri, 15 April malam.
Nurwanto sebenarnya memiliki kesempatan melarikan diri setelah Nurhayati ditangkap, 16 April sore lalu. Namun, dia tak melakukannya karena terus dihantui rasa bersalah. Akhirnya dia mengakui semua keterlibatannya kepada polisi.
Kasatreskrim Polres Wonogiri, AKP Aditia Mulya Ramdhani, saat ditemui wartawan di kantornya, Kamis (2/5/2019), menyampaikan berdasar penyidikan Sugimin meninggal dunia setelah menelan dua butir kapsul obat diare yang berisi racun tikus.
Dua butir kapsul tersebut rupanya diracik Nurwanto atas perintah istrinya beberapa lama sebelum Nurhayati membawa Sugimin ke rumah saudaranya di Giriwoyo. “Benar kan yang saya sampaikan sebelumnya, semua pasti terungkap pada saatnya,” kata Aditia mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Uri Nartanti Istiwidayati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Harga cabai rawit hijau botol atau cabai lalapandi pasar tradisional Wonogirinaik hingga mencapai Rp50.000/kg sejak sepekan lalu.
Delegasi internasional ramaikan CFD Klaten dalam rangka KLIC Fest 2026, promosikan wisata dan ekonomi kreatif daerah.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2 Sleman terus dikebut. Pemasangan girder di Ring Road Utara ditarget selesai Juni 2026, termasuk pembangunan ramp off.
OpenAI meluncurkan ChatGPT Finance yang bisa terhubung ke rekening bank dan investasi untuk analisis keuangan personal pengguna.
Ekonom UAJY menilai pelemahan rupiah tetap berdampak ke warga desa dan kritik pernyataan Prabowo soal dolar AS.
KKMP di Kota Jogja sudah produksi ribuan batik ASN dan siapkan 65.000 seragam sekolah meski belum punya gerai permanen.