Advertisement
Wartawan Terjebak Banjir Saat Meliput Perkebunan Sawit
Ilustrasi seorang petugas menerjang air yang menggenangi kompleks SMPN 3 Saptosari, Rabu (20/3/2019). - Harian Jogja/Rahmat Jiwandono
Advertisement
Harianjogja.com, MAKASSAR--Sebanyak delapan wartawan yang ditugaskan meliput kegiatan di perkebunan sawit PT Unggul Widya Teknologi Lestari terjebak banjir bandang di Desa Lariang, Pasangkayu, Mamuju Utara, Provinsi Sulawesi Barat, Rabu (1/5/2019).
Wartawan Kantor Berita Antara, Mentari Dwi Gayatri melaporkan kondisi di lapangan saat kejadian air sudah mulai meninggi ketika menuju titik kedua di Desa Lariang, hingga pohon sawit ikut terendam banjir beserta puluhan kendaraan lainnya.
Advertisement
Selain itu, kondisi terakhir banyak mobil truk sawit yang harus menunggu air surut dari arah Kota Palu maupun dari arah Pasangkayu. Lokasi pertama tidak jauh dari jembatan pasang kayu, air sudah setinggi 30 centimeter, selanjutnya di titik kedua sudah lebih dari dua meter. Sehingga perjalanan dihentikan dan dievakuasi ke lokasi lebih tinggi.
Di titik kedua masih berada di desa Lariang, air diperkirakan naik lagi setinggi hampir empat meter, dan lokasi ketiga dekat Gereja Pantekosta tinggi air sudah diatas satu meter atau perut orang dewasa dengan arus air cukup deras mengalir di daerah setempat.
BACA JUGA
"Ada delapan wartawan sudah dievakuasi naik truk sawit bersama 10 orang lainnya dan lima motor. Sekarang selamat setelah melewati tiga titik banjir, dan kami ada di kilometer 224 perbatasan Desa Lariang dan Desa Tikek," ujarnya saat dihubungi di lokasi
Wartawan dari Jakarta tersebut masing masing, Bisnis Indonesia, Media Indonesia, Koran Sindo, Rakyat Merdeka, Warta Ekonomi, Business Today, dan Antara.
Menurut salah seorang supir truk sawit setempat, sebut Mentari, sejak kemarin pukul 17.00 WITA akses jalan sudah putus akibat derasnya arus air di lokasi bencana padahal tidak ada hujan. Sinyal untuk internet juga sangat buruk tidak bisa diakses.
"Bahkan ada supir dan warga menginap menunggu air surut. Selain itu dari rombongan kami ada tiga orang lagi menyusul dievakuasi menggunakan perahu rakyat [katinting] yang dikerahkan," katanya.
Selain itu Polres Mamuju Utara telah menyiapkan mobil tronton untuk warga yang mau menyeberang dari arah Palu ke Pasangkayu begitupun sebaliknya di lokasi ketiga dekat gereja setempat.
Hingga saat ini tim penyelamat dari Basarnas dan BPBD setempat dikabarkan belum tiba di lokasi dan masih sementara di perjalanan. Belum diketahui jumlah korban dalam bencana banjir bandang tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras di Jakarta
- KPK Ungkap Pembagian Kuota Haji 2024 oleh Yaqut Cholil Qoumas
- Skandal Haji Eks Menag Yaqut: Kode T0, Bayar Rp84 Juta Bisa Berangkat
- Gugatan Kalah, KPK Jebloskan Mantan Menag Yaqut ke Rutan Merah Putih
- Hashim Djojohadikusumo Akan Pimpin Satgas Pembiayaan Taman Nasional
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Janice Tjen Siap Debut di Miami Open 2026
- Rekap Hasil Liga Europa: Forest Tumbang, Ferencvros Menang Meyakinkan
- Jadwal SIM Keliling Kulonprogo Jumat 13 Maret 2026
- Cek Jadwal SIM Keliling di Gunungkidul Hari Ini, Jumat 13 Maret 2026
- Jadwal SIM Keliling di Sleman Jumat 13 Maret 2026, Cek Lokasinya
- Skandal Line-up Bocor Hantam Chelsea, Liam Rosenior Janji Selidiki
- Google Akuisisi Wiz Rp532 Triliun, Terbesar Sepanjang Sejarah
Advertisement
Advertisement









