Advertisement

Para Duta Besar Mulai Tanyakan Rencana Pemindahan Ibu Kota, Gubernur DKI Pilih Bungkam

Newswire
Selasa, 30 April 2019 - 17:47 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Para Duta Besar Mulai Tanyakan Rencana Pemindahan Ibu Kota, Gubernur DKI Pilih Bungkam Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA--Rencana pemindahan Ibu Kota Indonesia dari Jakarta ke luar Pulau Jawa sempat menjadi bahasan dalam pertemuan diplomatik dengan sejumlah duta besar negara Group of Twenty atau G20. Hal ini disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Para duta besar mempertanyakan rencana itu kepada dirinya karena kabar tersebut sudah sampai ke kedutaan besar negara G20.

"Karena kemarin ada pembicaraan tentang ibu kota maka itu juga salah satu hal yang ditanyakan oleh para duta besar," kata Anies usai di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (30/4/2019).

Advertisement

Anies kemudian menjawab bahwa rencana tersebut bukanlah wewenangnya. Melainkan wewenang pemerintah pusat. "Karena keputusannya bukan pada level provinsi tapi level pusat dan ini masih dibicarakan di pusat," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Duta Besar Australia untuk Indonesia Gary Francis Quinlan secara pribadi menginginkan Ibu Kota tetap berada di Jakarta. "Saya sendiri ingin tetap di Jakarta, tapi ya tergantung, karena Indonesia adalah negara yang fantastis," kata Gary.

Namun, dubes yang sudah bertugas selama satu tahun di Indonesia itu menyerahkan sepenuhnya keputusan itu kepada pemerintah Indonesia dan Kedutaan Besar Australia siap beradaptasi dengan proses pemindahan Ibu Kota ini.

"Bagi saya sebagai diplomat, kami menunggu keputusan Indonesia soal pemindahan ibu kota dan tentu juga menunggu undangan dari pemerintah terkait hal tersebut. Hal ini merupakan wewenang pemerintah Indonesia dan kita akan menerima keputusan yang diambil," tegas Gary.

Sebelumnya, Bappenas telah merampungkan kajian tahap pertama rencana pemerintahan Ibu Kota ke luar Jakarta. Kajian tersebut terfokus pada tiga wilayah yang menjadi kandidat utama pengganti Jakarta. Di antaranya, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : suara.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Biaya Hidup Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil

Biaya Hidup Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil

Jogja
| Sabtu, 04 April 2026, 17:37 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement