Advertisement

Ketua PA 212 : Yang Sudah Jadi Cebong Tak Diundang ke Ijtima Ulama III

Newswire
Senin, 29 April 2019 - 19:47 WIB
Bhekti Suryani
Ketua PA 212 : Yang Sudah Jadi Cebong Tak Diundang ke Ijtima Ulama III Ijtima Ulama II telah resmi mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. - Suara.com/Agung Shandy Lesmana

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA- Gelaran Ijtima Ulama III yang bakal dilaksanakan dalam waktu dekat tak akan mengundang para pendukung capres 01 Joko Widodo. 

Ketua PA 212 Slamet Maarif mengatakan pihaknya hanya akan mengundang ulama dan orang-orang yang berada di Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga serta para relawan kubu 02 dalam Ijtimak Ulama jilid III yang berlokasi di Hotel Lor In, Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Rabu (1/5/2019).

Advertisement

Ketua Organizing Committee Ijtimak Ulama III itu mengemukakan tokoh yang terlibat dalam Ijtimak Ulama jilid I dan II juga akan diundang. Namun begitu, ia menegaskan, khusus bagi tokoh dan ulama yang telah menyeberang ke kubu 01 maka undangan tersebut tidak berlaku.

"Menjadi pegangan semua yang diundang di Ijtimak Ulama I dan Ijtimak Ulama II akan kami undang, kecuali yang sudah jadi cebong akan tidak kami undang," kata Slamet di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (29/4/2019).

Slamet sendiri belum menegaskan siapa saja yang tokoh yang dipastikan hadir pada Rabu mendatang. Ia beralasan, undangan Ijtima Ulama III baru saja disebarkan pada hari ini.

"Yang jelas dari tiap-tiap provinsi ulama kita, tokoh kita, bahkan dari Banten ada 80 siap hadir, dari Aceh ada 10 yag masuk ke panitia, lainnya kita masih tunggu. Insyaallah tidak jauh beda dari Ijtima Ulama I dan II, sekitar 1500 lah ulama tokoh yang akan hadir," tandas Slamet.

Sebelumnya, Ketua GNPF Ulama Yusuf Martak selaku penanggung jawab mengatakan, nantinya ada tiga agenda utama yang akan dilaksanakan dalam Ijtima Ulama III.

Salah satunya ialah, mendengarkan pemaparan dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga beserta para relawan.

Kemudian, lanjut Yusuf, ada juga pemaparan terkait kecurangan Pilpres 2019 yang merugikan Prabowo - Sandiaga oleh para ahli hukum dan tata negara, serra pakar IT.

Yusuf menjelaskan, tujuannya digelar Ijtima Ulama untuk yang ketiga kalinya ini ialah untuk menyikapi kecurangan Pilpres 2019 secara syari dan konstitusional. Sekaligus memberikan arahan kepada rakyat Indonesia khususnya umat Islam dalam menghadapi segala bentuk kecurangan.

"Untuk memberi arahan kepada rakyat Indonesia dalam menyikapi kecurangan Pilpres 2019 agar rakyat punya pcdoman yang benar dalam bersikap," kata Yusuf

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Suara.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto

Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto

Sleman
| Sabtu, 04 April 2026, 23:17 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement